comscore

Sebagian Destinasi Wisata di Lereng Gunung Merapi Kembali Dibuka

Media Indonesia.com - 15 April 2022 20:55 WIB
Sebagian Destinasi Wisata di Lereng Gunung Merapi Kembali Dibuka
Sebagian destinasi wisata Gunung Merapi di Sleman, DIY kembali dibuka. (Foto: MI/Agus Utantoro)
Yogyakarta: Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), membuka kembali sejumlah destinasi wisata lereng Gunung Merapi yang sempat ditutup karena erupsi yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Suparmono, menjelaskan, di Pemkab Sleman tidak keseluruhannya dibuka, karena beberapa di antaranya masih ditutup. 
"Pembukaan kembali dilakukan Kamis (14 Maret 2022), setelah kami mengadakan rapat koordinasi dengan berbagai pihak termasuk dengan BPBD Kabupaten Sleman," kata Suparmono, Jumat, 15 April 2022.

Dikatakannya, destinasi wisata yang dibuka kembali antara lain Bukit Klangon, Kaliadem, Kinahrejo (Petilasan Mbah Maridjan), Wisata Religi Bukit Turgo dan Jip Wisata Lava Tour. Sedangkan yang masih belum dibuka, jelas Suparmono, wisata Tracking Merapi dan Jip Wisata Sunrise. 

"Kalau kemudian secara tiba-tiba terjadi peningkatan aktivitas Gunung Merapi dan dipandang dapat membahayakan pengunjung, maka bisa saja kami tutup kembali," ujar dia.

Baca juga: Sepekan, Gunung Merapi Erupsi 145 Kali

Di sisi lain, Kabid Pengembangan Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Aris Herbandang, menambahkan para pengelola destinasi wisata juga diminta untuk memperhatikan potensi terjadinya cuaca ekstrem. 

Menurut dia, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman sebenarnya telah memberikan edukasi kepada para pengelola destinasi wisata dan pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Sleman menghadapi kondisi bencana cuaca ekstrem. 

"Bagaimana tanggap darurat dan mitigasi bencananya juga sudah kami sampaikan," terang dia.

Harapannya, imbuh Suparmono, ketika benar-benar terjadi pengelola benar-benar mampu menanganinya. Menghadapi cuaca ekstrem pada masa pancaroba ini, pihaknya juga meminta para pengelola dan pelaku usaha pariwisata terutama yang berada di kawasan yang rawan bencana dampak cuaca ekstrem dan pancaroba benar-benar siap. 

"Lebaran mendatang, dimungkinkan masih berpotensi terjadi uaca ekstrem dan pancaroba," jelasnya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id