comscore

Yana Mulyana Minta Dinkes Telusuri Kematian Pasien Diduga Kehabisan Oksigen

Roni Kurniawan - 21 Mei 2022 14:35 WIB
Yana Mulyana Minta Dinkes Telusuri Kematian Pasien Diduga Kehabisan Oksigen
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, saat menemui Arif Susanto, suami pasien yang diduga menjadi korban kelalaian pelayanan RSHS Bandung.
Bandung: Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, belum menentukan sikap terkait warganya yang meninggal diduga kelalaian petugas di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) pada 16 Mei 2022. Yana meminta Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk menelusuri kasus tersebut agar tidak terulang kembali.

Hal itu diungkapkan Yana saat mendatangi rumah korban yang merupakan pasien RSHS Bandung di kawasan Cicadas pada Sabtu, 21 Mei 2022. Yana bertemu langsung dengan Arif Susanto, 35, yang merupakan suami dari korban, Asih Sekarning, sekaligus yang merekam video saat kejadi di RSHS.
"Kami datang kesini bukan untuk mencari siapa yang salah benar, karena saya jujur belum mendapatkan laporan dari dinkes yang sudah memediasi dan fasilitasi bertemu dengan pihak rumah sakit," kata Yana usai temui suami korban.

Yana mengaku, kedatangannya tersebut pun bukan untuk mencari pihak yang salah maupun benar terkait kasus tersebut. Tetapi ia lebih memberikan dukungan terhadap Arif yang kini harus membesarkan tiga anaknya setelah ditinggal sang istri.

Baca: Keluarga Pasien yang Kehabisan Oksigen Sebut RSHS Bandung Berbohong

"Tapi ini sekali lagi adalah bentuk simpati kami, dan mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi siapapun, bagi pemberi pelayanan bagi yang akan mendapatkan pelayanan," sahutnya.

Yana pun menegaskan, seluruh fasilitas kesehatan di Kota Bandung baik itu puskesmas atau pun rumah sakit harus memberikan layanan secara maksimal kepada warga tanpa membedakan status. Yana tak ingin kejadian serupa terulang terutama menimpa warga Kota Bandung.

"Kami tentunya dari pemerintah kota berupaya mengingatkan seluruh fasilitas kesehatan baik rumah sakit, puskesmas untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada siapapun tanpa membeda bedakan status, tanpa membedakan fasilitas kesehatan yang dimiliki orang yang akan menerima pelayanan kesehatan dari fasilitas kesehatan," ungkapnya.

Yana mengaku akan segera memanggil Kepala Dinkes Kota Bandung untuk dimintai laporan lengkap terkait kasus tersebut. Bahkan Yana tak ingin kejadian tersebut kembali terulang khususnya bagi warga Kota Bandung.

"Mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi kita semua dan ini menjadi yang pertama dan terakhir yang terjadi di kota bandung," tegas Yana.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang direkam oleh Arif memperlihatkan kondisi istrinya yang telah terbaring di ranjang rumah sakit. Arif menilai, petugas rumah sakit lalai karena tak mengganti tabung oksigen meski sudah habis dan diduga menjadi penyebab kematian istrinya yang tengah menjalani perawatan penyakit kanker.

Sementara itu, RSHS Bandung melalui Plh Direktur Utama  Yana Ahmad, membantah jika pasien yang meninggal tersebut akibat kelalaian petugas terlambat mengganti tabung oksigen. Yana menuturkan, jika oksigen tersebut masih mengalir dan digunakan oleh pasien.

"Bahwa oksigen yang digunakan pasien itu tidak habis. Kalau di video yang terdengar tercermati itu, oksigennya habis, tidak sempat tergantikan. Jadi kami nyatakan, oksigen yang digunakan dan diberikan kepada pasien yang ada di media sosial itu tidak habis, oksigennya tetap sedang mengalir, tetap sedang diberikan kepada pasien," ungkap Yana saat jumpa pera secara virtual, Jumat, 20 Mei 2022.

Sedangkan Arif menilai pernyataan pihak RSHS tersebut sebuah kebohongan. Arif menegaskan jika tabung oksigen tersebut sudah habis dan telah meminta kepada petugas di RSHS namun tak digubris hingga beberapa jam dan kemudian ia pun merekam video tersebut hingga menjadi viral di media sosial.

"Itu ya secara pribadi, keluarga sangat kecewa sekali, kenapa? Karena saya korban saya melihat langsung bahwa itu pernyataannya bohong, itu pernyataannya enggak bener," ujar Arif saat ditemui dikediamannya di Cicadas, Kota Bandung, Sabtu, 21 Mei 2022.


(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id