Pemprov Jateng Terima DIVA Senilai Rp12 Triliun

    Mustholih - 16 November 2019 16:33 WIB
    Pemprov Jateng Terima DIVA Senilai Rp12 Triliun
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal
    Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima tambahan anggaran dari Presiden Joko Widodo senilai Rp12 triliun. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan anggaran tersebut akan disalurkan ke sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

    Berbekal tambahan anggaran ini, Ganjar mengatakan Provinsi Jawa Tengah sebenarnya siap menggelar lelang proyek jelang akhir tahun.

    "Desember insyaallah siap lelang," kata Ganjar di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 16 November 2019.

    Ganjar menjelaskan sebelum lelang dibuka, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah harus bisa segera mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2020. Selain itu Kementerian Dalam Negeri juga memberi persetujuan penggunaan anggaran dari Jokowi tersebut.

    "Kalau APBD kita sudah, segera kita kirimkan ke Kemendagri. Kalau Kemendagri cepet langsung kita perintahkan untuk lelang," jelas Ganjar.

    Ganjar mengatakan Presiden Jokowi ingin Provinsi Jateng mempercepat pelaksaan lelang setelah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) senilai Rp12 triliun. Ganjar menerima DIPA itu pada Kamis, 14 November 2019 di Istana Negara. "Pesannya, semua yang sudah di-send harus dipastikan deliver," jelas Ganjar.

    Ganjar berujar apabila pelaksanaan lelang berhasil dilakukan Desember nanti, pengerjaan proyek bisa mulai berjalan pada awal 2020. "Sehingga anggaran tidak menumpuk di belakang. Sebenarnya itu pesan kemarin dari Presiden," katanya.

    Provinsi Jawa Tengah pada tahun lalu, menerima kucuran DIPA dan TKDD untuk 2019 senilai Rp69,349 miliar. senilai Rp12,328 miliar digunakan untuk Provinsi Jawa Tengah dan sisanya dibagi-bagi ke 35 Kabupaten dan Kota.

    Kucuran DIPA untuk Provinsi Jateng pada tahun ini melonjak drastis menjadi Rp12 triliun. Ganjar mengatakan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur menjadi sektor prioritas yang mendapat tambahan anggaran. "Pendidikan selalu tinggi karena BOS menyedot angka yang cukup tinggi. Saya lihat infrastruktur juga tinggi. Tiga tertinggi pendidikan, kesehatan dan infrastruktur," katanya.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id