Mensos Minta Kader Kawasan Siaga Bencana Lebih Respons

    Antara - 22 November 2019 15:10 WIB
    Mensos Minta Kader Kawasan Siaga Bencana Lebih Respons
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Pangandaran: Menteri Sosial Juliari Peter Batubara mengatakan kader Kawasan Siaga Bencana (KSB) menjadi ujung tombak di daerah rawan bencana. Kader KSB diminta lebih respons saat terjadi bencana alam.

    "Jika terjadi bencana, mereka harus terdepan membantu," kata Juliari saat simulasi dan pencanangan Kawasan Siaga Bencana di lapangan alun-alun Kalipucang, Pangandaran, Jawa Barat, Jumat, 22 November 2019.

    Juliari mencanangkan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Cilacap, dan Kebumen di Jawa Tengah sebagai Kawasan Siaga Bencana karena wilayah tersebut paling rawan tsunami.

    Begitu juga dengan bencana-bencana lainnya seperti tanah longsor dan banjir terutama saat musim hujan. Kader Kawasan Siaga Bencana melibatkan masyarakat dan perangkat pemerintah serta lembaga terkait lainnya termasuk pelajar.

    Menurut Juliari meraka dibekali pengetahuan dan pemahaman terkait potensi bencana dan upaya penanganannya sehingga ketika bencana terjadi bisa langsung ditangani.

    "Kalau kita tidak melibatkan anak-anak muda, atau masyarakat, seringkali bencana itu tidak bisa kita minimalisir skalanya, dalam hal ini jumlah korban," jelas Juliari.

    Menurut Juliari dengan melibatkan masyarakat melalui Kawasan Siaga Bencana, pekerjaan pemerintah akan lebih diringankan.

    Sementara Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, mengatakan selain melibatkan masyarakat dalam Kawasan Siaga Bencana, para pelajar juga ikut dalam program Tagana Masuk Sekolah.

    Kegiatan Tagana Masuk Sekolah dilaksanakan pada 15-21 November 2019 di 40 sekolah wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, serta Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

    Sebanyak 4.600 orang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri dari 680 guru dan 3.920 siswa, dengan rincian 30 siswa PAUD dari 1 sekolah, 2.717 siswa SD dari 28 sekolah, 525 siswa SMP dari 5 sekolah, dan 648 siswa SMA dari 6 sekolah.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id