Penyaluran Bansos di 5 Daerah di Bengkulu Diduga Bermasalah

    Media Indonesia.com - 25 Juni 2020 15:07 WIB
    Penyaluran Bansos di 5 Daerah di Bengkulu Diduga Bermasalah
    Ilustrasi. Medcom.id
    Bengkulu: Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bengkulu menemukan penyimpangan penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak Covid-19. Penyimpangan ditemukan di lima kabupaten/kota melalui aplikasi MRRP Covid-19.

    "Temuan penyaluran bansos di lima kabupaten/kota masih dilakukan tracking data di setiap pemerintah kabupaten dan kota, ditemukan ada masalah," kata Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Bengkulu, Iskandar Novianto di Bengkulu, Kamis, 25Juni 2020, melansir Mediaindonesia.com. 

    Lima kabupaten/kota yang bermasalah menyalurkan bansos yakni Mukomuko, Bengkulu Utara, Seluma, Bengkulu Tengah, dan Kota Bengkulu. Masalah yang ditemukan, yakni lebih dari satu menerima bantuan atau dobel.

    Dalam temuan tersebut, ada lima jenis bansos yang diberikan kepada masyarakat yakni program keluarga harapan (PKH), bantuan langsung tunai (BLT), bantuan pangan non tunai (BPNT), bantuan sosial tunai (BST), bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD) dan Kartu Pra Kerja.

    "Penerima Bansos ada yang NIK-nya sama, orangnya sama, terima bantuan beberapa kali sampai lima kali," imbuhnya. 

    Baca: Masalah Bansos Dipicu Tumpang Tindih Penyaluran

    Dia menerangkan, ada tiga masalah dalam memberikan bantuan. Yakni data yang bermasalah, salah input dan diduga penerima ganda, meski data telah benar.

    "Permasalahan ini akan direkomendasikan ke Inspektorat pemerintah kabupaten dan kota, Bengkulu, agar ditindaklanjuti," terangnya.

    Sementara itu, Wakil Gubernur Bengkulu, Dedy Ermansyah, mengatakan ada sembilan pintu penyaluran bansos. Mulai dari Pemkab/kota, Pemda Provinsi, Kemeterian, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, BUMN, instansi vertikal dan pihak lainnya. 

    "Pendataan dan penyaluran Bansos sudah diingatkan dari awal, jangan sampai terjadi hal yang menyalahi aturan," katanya. 

    Dia mengaku, temuan tersebut menjadi persoalan dan harus diselesaikan. Agar realisasi penyaluran bansos berjalan sesuai aturan.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id