Seorang Pejabat Dishub Jatim Positif Korona

    Amaluddin, Syaikhul Hadi - 22 Maret 2020 20:17 WIB
    Seorang Pejabat Dishub Jatim Positif Korona
    ilustrasi Medcom.id
    Surabaya: Satu dari 41 pasien positif korona di Jawa Timur diketahui pejabat setingkat kepala seksi Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur. Akibatnya, satu bidang di kantor Dishub Jatim diliburkan sementara.

    "Kami lockdown sementara hanya untuk satu bidang di Dishub Jatim. Mereka kami liburkan selama 14 hari kedepan," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Jatim sekaligus Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono, saat jumpa pers di Surabaya, Minggu, 22 Maret 2020.

    Baca: Pasien Positif Korona di Jatim Jadi 41 Orang

    Heru merahasiakan bidang pejabat positif korona itu bertugas. Ia hanya menegaskan pihaknya akan mengambil langkah konkret untuk memastikan virus korona tidak menyebar ke pejabat lainnya.

    Selain meliburkan kerja di salah satu bidang di Dishub Jatim tersebut, Satgas juga akan memeriksa seluruh pejabat Dishub Jatim untuk memastikan mereka tidak terjangkit korona. 

    "Karena ini sudah terindikasi positif. Maka kami akan memanggil Kepala Dishub Jatim untuk saya beri arahan, dan nanti akan kita periksa satu-satu," kata Heru.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Syaf Satriawarman, menyebut pejabat tersebut kini sudah dirawat dan diisolasi di RSUD Sidoarjo. Istri beserta anaknya juga ikut diperiksa.

    "Kami juga menelusuri sekaligus membawa istri dan anaknya," ujar kata Syaf saat dikonfirmasi, Minggu, 22 Maret 2020 malam. 

    Baca: Pasien Positif Korona di Jatim Jadi 41 Orang

    Syaf menceritakan yang bersangkutan dalam riwayat perjalanannya pernah mengikuti rapat di Jakarta bersama Menteri Perhubungan. Sekembalinya ke Surabaya kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan. 

    "Kembali ke sini, kena. Setelah kita periksa hasil SWAB-nya positif," kata Syaf. 

    Setelah dinyatakan positif, tim kesehatan lantas membawa pasien dan istri dan anaknya ke RSUD. Pihaknya juga akan menelusuri orang-orang yang pernah kontak dengan korban. 

    "Kalau melihat kondisinya, kelihatannya istrinya yang harus diisolasi. Sebab anaknya sudah enakan (batuknya). Nanti kami serahkan dulu ke dokter spesialis paru untuk langkah selanjutnya," tegasnya. 

    Dalam penanganan covid-19 ini, pihaknya sudah membuat surat edaran yang ditandatangani Plt. Bupati Sidoarjo, Nur Achmad Syaifuddin mulai dari menjauhi kerumunan, tidak salaman, meliburkan anak-anak sekolah, dan membiasakan mencuci tangan dengan bersih. 

    "Kemarin kami juga mendemokan lima Rumah Sakit besar di Sidoarjo dan lima gereja, pure, wihara, dan lainnya sudah dilakukan penyemprotan disinfektan. Sedangkan diwilayah lain ditangani langsung oleh masing-masing kecamatan dan puskesmas," tandasnya. 

    Baca: Kepala Kejari Bantul Positif Korona

    Berdasarkan data Pemprov Jatim per 22 Maret 2020, jumlah pasien positif korona di Jatim mencapai 41 orang, ada tambahan 15 dari sebelumnya 26 orang. Rinciannya, sembilan orang tambahan dirawat di rumah sakit di Surabaya, dua orang di Sidoarjo, tiga di Malang Raya, dan satu tambahan di Blitar.

    Untuk di Sidoarjo, hingga kini total ada tiga pasien positif korona. Satu di antaranya salah seorang pejabat eselon IV di Dishub Jatim yang kini dirawat di salah satu rumah sakit di Sidoarjo.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id