Jam Malam di Tasikmalaya Dicabut

    Media Indonesia.com - 28 Oktober 2020 15:04 WIB
    Jam Malam di Tasikmalaya Dicabut
    Suasana Kota Tasikmalaya saat diberlakukan jam malam. (Foto: MI/Kristiadi)
    Tasikmalaya: Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mencabut Surat Edaran (SE) Wali Kota tentang pembatasan kegiatan jam malam. Pencabutan jam malam setelah Kota Tasikmalaya masuk zona oranye.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Ivan Diksan, mengatakan pembatasan jam malam yang dilakukan oleh pemkot sebelumnya diberlakukan pukul 20.00 WIB. Jam malam dicabut berdasarkan keputusan rapat satuan tugas covid-19 yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota.

    "Surat Edaran Wali Kota Tasikmalaya tentang pembatasan operasional jam malam berlaku selama 14 hari dan berakhir pada 26 Oktober 2020. Berdasarkan hasil rapat satuan tugas, memutuskan untuk tidak diperpanjang dan memberlakukan kembali secara normal pada pukul 23.00 WIB," katanya, Rabu, 28 Oktober 2020.

    Ivan mengatakan, pemberlakuan jam normal di tengah pandemi covid-19 hingga masuknya zona oranye, tetap mewajibkan warga mematuhi prototokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. 

    Baca juga: Vaksin Covid-19 Telah Berkali-kali Diuji Keamanannya

    Hanya, pemerintah daerah tidak lagi membatasi semua kegiatan pelaku usaha alih-alih meminta agar usaha dilanjutkan guna memperbaiki perekonomian.

    "Tapi aturan tentang protokol kesehatan masih tetap berjalan. Artinya kewajiban masyarakat untuk menjalankan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan tetap dilaksanakan termasuknya sanksi denda bagi pelanggar," jelas dia.

    Menurutnya, Kota Tasikmalaya sudah masuk wilayah zona oranye dan itu harus diwaspadai oleh masyarakat agar tidak berlibur ke beberapa lokasi, terutama wilayah zona merah.

    Ivan mengingatkan penyebaran virus korona di wilayahnya selama ini selalu muncul klaster keluarga setelah kembali dari wilayah zona merah.

    "Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, selama lima hari lebih baik untuk menjaga kesehatan lingkungan ketimbang harus liburan ke zona merah. Karena, kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Tasikmalaya sudah mencapai 413 orang; 131 pasien masih mendapat perawatan, 266 sembuh, dan 16 orang meninggal," ungkap dia. (Kristiadi)

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id