Disdukcapil Datangi Difabel dan Lansia yang Belum ber-KTP el

    Rhobi Shani - 08 April 2021 16:33 WIB
    Disdukcapil Datangi Difabel dan Lansia yang Belum ber-KTP el
    Petugas Disdukcapil Jepara melakukan pemotretan pembuatan KTP-el. Medcom.id/ Rhobi Shani



    Jepara: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terus menggenjot kepemilikan KTP elektronik. Sampai akhir tahun lalu, dari 880.410 warga yang wajib memiliki KTP el, 868.006 warga sudah memiliki KTP el dan 12.404 belum ber-KTP el.

    Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara, Sri Alim Yuliatun, mengatakan warga yang belum memiliki KTP el sebagian besar terdiri dari kaum difabel, lansia, dan eks Psikotik. Eks Psikotik adalah seseorang yang pernah mengalami gangguan kejiwaan dan telah dinyatakan sembuh oleh RS Jiwa.






    "Tiga kelompok masyarakat ini menjadi sasaran kami dalam kegiatan home to home. Tidak mungkin mereka datang ke kecamatan atau kantor Disdukcapil, sehingga kami yang harus mengunjungi mereka," kata Alim di Jepara, Kamis, 8 April 2021.

    Baca: Pemkot Tangerang Tetap Laksanakan Vaksinasi saat Ramadan

    Pelayanan home to home itu dilakukan bekerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinsospermades dan Disperkim serta pemerintah desa.

    Oleh karena itu ia berharap agar OPD terkait dan pemerintah desa mengkomunikasikan kepada Disdukcapil jika ada warganya penyandang disabilitas, lansia dan eks psikotik belum memiliki KTP el.

    "Kalau ada, kami akan mendatangi mereka. Sebulan kemarin, kami berhasil melakukan perekaman 15 warga di 5 desa," jelas Alim.

    Selain pelayanan perekaman KTP el, Disdukcapil juga melakukan jemput bola pemberian dokumen Akta Kelahiran dan Akta Kematian ke desa-desa. Hanya saja karena pandemi, jumlah pemohon dibatasi 30 orang. Selama Maret lalu pelayanan jemput bola berhasil menerbitkan 300 Akta kelahiran dan 11 Akta kematian.

    "Untuk memudahkan warga, sejak 2018 kami telah melakukan pelayanan secara online. Namun belum semua warga mampu mengakses pelayanan online tersebut secara baik sehingga untuk menjembataninya kami berikan pelayanan tatap muka secara terbatas di kantor desa," ujar Alim.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id