Suara Sriwijaya Air Menghunjam Laut Menggetarkan Rumah di Pulau Lancang

    Antara - 11 Januari 2021 06:14 WIB
    Suara Sriwijaya Air Menghunjam Laut Menggetarkan Rumah di Pulau Lancang
    Ilustrasi: Metro TV
    Jakarta: Suara jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak di gugusan Kepulauan Seribu, Utara Jakarta, pada Sabtu, 9 Januari 2021, menggelegar seperti petir dan menggetarkan rumah penduduk di Pulau Lancang.

    Penduduk Pulau Lancang, sekitar pukul 14.40 WIB, mengaku kaget karena mendengar suara gelegar bagaikan petir besar terdengar di tengah hujan lebat, bahkan menggetarkan kaca-kaca di jendela rumah penduduk.

    "Hari itu hujan campur angin kencang, tiba-tiba ada suara 'duar' terdengar keras sekali sampai rumah (kaca rumah) bergetar," kata Junaenah, 40, warga Pulau Lancang, melansir Antara, Minggu, 11 Januari 2020.

    Menurut Junaenah, kala itu, situasi tidak ada yang berbeda, ada masyarakat yang melaut, mencari rajungan, dan kebanyakan masyarakat berada di dalam rumahnya berlindung dari hujan.

    "Pas dengar saya kaget. Ya Allah, suara apa itu, karena besar sekali seperti bom. Tapi saya dan anak-anak tidak keluar karena saya kira hanya petir di tengah hujan," ujarnya, yang jarak rumahnya dari bibir pantai hanya sekitar 200 meter.

    Baca juga: Polisi dan Basarnas Diminta Bekerja Maksimal Cari Korban Sriwijaya Air

    Akhirnya kabar sebenarnya datang dan tersiar sekitar pukul 16.00 WIB di pulau yang masyarakatnya sebagian besar adalah keluarga nelayan itu, setelah adanya pengumuman Kementerian Perhubungan bahwa satu pesawat maskapai Sriwijaya Air hilang kontak di sekitar perairan Kepulauan Seribu.

    Kabar itu juga diperkuat oleh warga lainnya kembali dari melaut. Dari para nelayan, warga Pulau Lancang mengetahui ledakan berasal dari sebuah pesawat yang mengalami kejadian nahas jatuh di antara tempat mereka dengan Pulau Laki yang tak berpenghuni.

    "Nelayan yang baru pulang mengabari bahwa di sana (perairan Pulau Lancang-Pulau Laki) ada pesawat yang jatuh. Saya langsung ingat oh mungkin itu yang siang tadi (saat hujan) saya kira petir sangat besar," ucap Marsu, Ketua RT 001/RW 001 Pulau Lancang.
     



    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id