Bali Buka Pendaftaran Vaksinasi bagi Pekerja Pariwisata

    Media Indonesia.com - 23 Februari 2021 12:31 WIB
    Bali Buka Pendaftaran Vaksinasi bagi Pekerja Pariwisata
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)



    Denpasar: Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan kabupaten dan kota se-Bali secara resmi membuka pendaftaran vaksinasi covid-19 bagi seluruh pekerja pariwisata setempat.

    Kepala Dinas Pariwisata Bali I Putu Astawa menjelaskan, pembukaan pendaftaran vaksinasi covid-19 bagi seluruh pekerja pariwisata dilakukan setelah mendapatkan arahan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno dalam beberapa pertemuan sebelumnya.




    "Kami mendapatkan arahan dari Menteri, pariwisata Bali harus segera bangkit. Salah satunya seluruh pekerjanya harus menjadi prioritas vaksin. Ini juga menjadi salah satu kepercayaan dunia bahwa seluruh pekerja pariwisata di Bali sudah divaksin," ujarnya, Selasa, 23 Februari 2021.

    Menurut Astawa, setelah mendapatkan arahan tersebut, pihaknya melakukan pertemuan dengan seluruh stakeholder pariwisata di Bali mulai dari asosiasi, hotel, restoran, GIPI, destinasi dan sebagainya. Total, ada 48 stakeholder.

    Baca juga: Sumatra Barat Terima 99.700 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap II

    Dalam pertemuan tersebut dijelaskan pekerja pariwisata menjadi salah satu prioritas vaksin untuk di Bali. Setelah melakukan pertemuan resmi tersebut, Disparda Bali mengirimkan surat resmi melalui 48 stakeholder pariwisata agar meneruskan kepada anggota dan karyawannya. Surat tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa tertanggal 22 Februari 2021. 

    "Kami hanya menjalankan arahan kementerian. Soal bagaimana mendapatkan vaksin, Pak Menteri menjanjikan akan melobi di pusat agar pekerja pariwisata Bali juga mendapatkan prioritas vaksin untuk menjaga kepercayaan dunia supaya bisa datang ke Bali," kata dia.

    Astawa juga menjelaskan, pendaftaran dilakukan secara resmi melalui dispardabali-vaksin.com. Pendaftaran dilakukan selama sepekan ke depan hingga 28 Februari 2021. Jumlah penerima vaksin tidak dibatasi sebab berapa pun jumlahnya akan dilaporkan ke pusat.

    Pendaftaran harus lengkap sesuai dengan aplikasi yang sudah disiapkan. Data harus by name by address, by NIK dengan menyertakan perusahaan atau tempat yang bersangkutan bekerja.  Semua pekerja pariwisata berhak mendapatkan vaksin covid19 tanpa kecuali mulai dari Top Manajer sampai tukang kebun atau cleaning service.

    "Soal jumlah tidak dibatasi. Bila tidak ter-cover tahap pertama akan dibuka gelombang kedua. Sebab, vaksin akan dilakukan dalam dua tahap. Berapa pun dapat kuota, akan kita laporkan ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," terang dia. (Arnoldus Dhae)

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id