Tingkatkan Kompetensi SDM, Kemenaker Tambah 4 BLK

    Gervin Nathaniel Purba - 13 September 2019 23:08 WIB
    Tingkatkan Kompetensi SDM, Kemenaker Tambah 4 BLK
    Dirjen Binalattas Kemenaker Bambang Satrio Lelono meninjau fasilitas BLK Sidoarjo. (Foto: Dok. Kemenaker)
    Sidoarjo: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) meresmikan empat Balai Latihan Kerja (BLK) baru. Upaya penambahan BLK ini dalam rangka memperkuat akses dan mutu pelatihan vokasi.

    Keempat BLK tersebut adalah BLK Sidoarjo, BLK Banyuwangi, BLK Belitung, serta BLK Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Peresmian operasional keempat BLK ini dilangsungkan secara serentak di BLK Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 13 September 2019.

    "Dengan adanya penambahan keempat BLK tersebut, masyarakat memiliki akses yang lebih luas untuk mengikuti pelatihan vokasi," kata Dirjen Binalattas Kemenaker Bambang Satrio Lelono.

    Peresmian keempat BLK tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah untuk fokus membangun SDM. Keempat BLK tersebut diharapkan bisa meningkatkan kompetensi dan daya SDM, khususnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

    Tingkatkan Kompetensi SDM, Kemenaker Tambah 4 BLK
    (Foto: Dok. Kemenaker)

    Di satu sisi, Bambang menyampaikan apresiasi kepada pemintah daerah yang telah turut membantu pembangunan keempat BLK tersebut. Secara khusus, dia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sidoarjo yang telah membantu hibah lahan mencapai 10 hektare (ha) dan perizinan yang dipermudah.

    "Ini tak lepas dari bantuan bapak-bapak sekalian, sehingga keempat BLK ini dapat berdiri untuk membantu meningkatkan kompetensi SDM," kata Bambang.

    Kepala BLK Sidoarjo Imam Agung menambahkan, secara fisik, pembangunan keempat BLK yang bestatus Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) tersebut telah dimulai sejak beberapa tahun terakhir. Namun secara kelembagaan, BLK Sidoarjo dan BLK Banyuwangi ditetapkan sebagai BLK UPTP mulai 2018.

    "BLK Sidoarjo dipersiapkan untuk mencetak SDM terampil di sektor industri manufaktur. Sementara BLK Banyuwangi difokuskan untuk mendukung SDM di sektor pariwisata, processing, dan beberapa kejuruan lainnya," ujar Imam.

    Sementara itu, secara kelembagaan, BLK Belitung dan BLK Pangkep ditetapkan sebagai BLK UPTP mulai 2019.

    "Kedua BLK tersebut akan memberikan pelatihan di bidang pariwisata, processing, dan beberapa kejuruan untuk mendukung industri manufaktur," kata Imam.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id