Polisi Tetapkan 2 Tersangka Baru dalam Rusuh Patroli PPKM Darurat di Bulak Banteng

    Clicks.id - 14 Juli 2021 08:23 WIB
    Polisi Tetapkan 2 Tersangka Baru dalam Rusuh Patroli PPKM Darurat di Bulak Banteng
    Dua tersangka kerusuhan saat patroli PPKM darurat di Bulak Bantang diamankan polisi (Foto / Metro TV)



    Surabaya: Polisi kembali menangkap dua tersangka baru kasus kerusuhan saat patroli pemberlakuan pembatasan kebijakan masyarakat (PPKM) Darurat di Bulak Banteng, Surabaya, Sabtu, 10 Juli 2021 malam. Mereka adalah FA (30) dan H (34). 

    “Kedua tersangka merupakan warga sekitar Bulak Banteng,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum, Selasa, 13 Juli 2021.

     



    Ganis menjelaskan FA merusak mobil patroli polisi karena adiknya ditangkap petugas Satpol PP saat patroli PPKM Darurat. Sementara, H mengunggah konten di media sosialnya dan memprovokasi warganet untuk melawan patroli PPKM Darurat hingga terjadi kericuhan serta perusakan kendaraan patroli petugas.

    "Satpol PP mengamankan adiknya H karena didapati tidak memakai masker saat ada patroli PPKM Darurat," tambah Ganis.

    Sebelumnya, H mengunggah video insiden perusakan mobil Satpol PP dan Patroli Lantas di Bulak Banteng. H menyebarkan video itu akun Facebook dengan nama “Bari Herman” serta memberikan narasi terkait video tersebut bahwa “Bulak Banteng Anti PPKM”. Sampai saat ini, video tersebut telah dibagikan sebanyak 11.881 kali oleh warganet.

    Baca: Polisi Buru Provokator Lain Kericuhan Operasi PPKM di Bulak Banteng Surabaya

    Sebelumnya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah menetapkan pemilik warung kopi berinisial E sebagai tersangka kasus dugaan perusakan kendaraan patroli PPKM Darurat di Bulak Banteng. Saat itu, petugas mendapati warkop E belum tutup sehingga meminta KTP pemilik warung untuk didata. 

    Saat didata, E yang mengaku sebagai pemilik warkop tidak terima dengan penindakan oleh petugas. Akibatnya, terjadi perdebatan dan mengundang massa. 

    Pemilik warung berinisial E ini melakukan provokasi hingga terjadi perusakan mobil patroli 202 milik Polsek Kenjeran. Total ada tiga tersangka dalam kasus ini yang sudah ditangkap. 

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id