Seorang Anak di Palangkaraya Tenggelam Saat Hendak Membuat Konten

    Antara - 07 Oktober 2020 08:40 WIB
    Seorang Anak di Palangkaraya Tenggelam Saat Hendak Membuat Konten
    Tim gabungan bersama warga melakukan pencarian seorang bocah yang diduga tengelam di Kanal Sungai Kahayan yang berada di Jalan Mendawai Ujung Palangkaraya, Selasa, 6 Oktober 2020. ANTARA/HO
    Palangkaraya: Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun, warga Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, tenggelam di kanal Sungai Kahayan kawasan Jalan Mendawai Ujung. Dia tenggelam diduga saat hendak membuat konten video.

    Kapolsek Pahandut, Kompol Edia Sutaata, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa, 6 Oktober 2020. Saat itu korban bermain di kawasan sungai tersebut bersama beberapa orang rekannya.

    "Sampai saat ini masih dalam pencarian dan korban tenggelam belum ditemukan tim SAR dan anggota yang berusaha mencari korban tenggelam tersebut," kata Edia di Palangka Raya, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Baca: Herman Deru Pastikan Sumsel Segera Memiliki Bank Gabah

    Edia menjelaskan sebelum peristiwa itu terjadi, korban bersama teman-temannya sebanyak tujuh orang berangkat dari musala Al Huda yang berada di Jalan Kinibalu menuju ke Jalan Mendawai Ujung.

    Mereka datang ke lokasi tujuannya dengan niat membuat konten video untuk diunggah ke YouTube. Sesampainya di kawasan Mandawai Ujung, korban dan temannya berenang. Tidak lama kemudian korban berteriak meminta tolong sehingga teman-temannya berusaha menolong korban dengan berusaha menarik tangannya.

    Namun tangannya terlepas dari genggaman tangan salah satu rekannya yang hendak menolong, sehingga korban saat itu langsung tenggelam ke dalam sungai.

    "Informasi dari rekannya, korban tenggelam ini tidak bisa berenang, bahkan sampai pukul 20.00 WIB petugas masih melakukan pencarian terhadap jasad korban yang tenggelam itu," jelasnya.

    Sementara salah seorang rekan korban mengatakan mereka memang kerap membuat video dan berfoto. Namun pada saat kejadian korban sudah diperingatkan untuk tidak mencebur ke sungai karana airnya dalam dan korban tidak bisa berenang, namun korban tetap bersikeras hingga tenggelam seketika.

    "Kami sempat berusaha untuk menyelamatkan namun ia langsung tenggelam. Rencananya kami mau buat video YouTube di situ. Dia itu mengajak berenang padahal dia tidak bisa berenang," ungkap rekan korban.

    Dia menambahkan awalnya mereka bahkan sempat mengira korban melakukan prank lantaran tangannya berayun-ayun ke atas. Namun ternyata langsung tidak muncul dan sampai sekarang belum diketahui jasadnya.

    "Kami kira dia nge-prank, tapi malah badannya tidak muncul lagi. Semoga jasadnya cepat ketemu," ujarnya.


     

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id