Jam Malam di Kota Makassar Dilanjutkan hingga 11 Januari

    Antara - 04 Januari 2021 08:29 WIB
    Jam Malam di Kota Makassar Dilanjutkan hingga 11 Januari
    Ilustrasi--Suasana Kota Tasikmalaya saat diberlakukan jam malam. (Foto: MI/Kristiadi)
    Makassar: Pejabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, memperpanjang pembatasan jam malam melalui Surat Edaran (SE) mulai 4-11 Januari 2021, sebagai upaya menekan laju peningkatan kasus baru covid-19.

    "Melanggar Surat Edaran bisa diberi sanksi administrasi maupun pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ucap Rudy, Minggu, 3 Januari 2020.

    Surat edaran yang baru tersebut bernomor 003.002/01/S.Edar/Kesbangpol/I/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat pada Masa Covid-19 di Kota Makasar. Rudy beralasan, perpanjangan SE itu sejalan dengan Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 51 Tahun 2020 terkait penerapan disiplin dan hukum protokol kesehatan covid-19.

    Isi SE yang dikeluarkan, sama dengan surat sebelumnya yang diberlakukan pada 24 Desember 2020-3 Januari 2021, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19, di antaranya menutup sementara tempat-tempat fasilitas umum, seperti Pantai Losari, Lego-Lego, Kanrerong, Kawasan Center Poin of Indonesia, Pantai Tanjung Bayang, Pantai Merdeka, Akkarena, Pantai Barombong dan lain-lain.

    Selanjutnya, operasional mal, kafe, restoran, rumah makan, warung kopi, hanya diizinkan buka sampa pukul 19.00 Wita.

    "Para camat dan lurah selaku ketua Satgas agar tidak mengeluarkan izin keramaian, serta melakukan pemetaan potensi keramaian di daerah masing-masing," ujar dia.

    Baca juga: Palembang Terima 30 Ribu Dosis Vaksin Covid-19

    Rudy melanjutkan untuk Satgas Covid-19 melaksanakan pemantauan terhadap penerapan disiplin penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus korona di Makassar berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Ketua Tim Epidemiologi Covud-19 Makassar dari Universitas Hasanuddin, Ansariadi, sebelumnya merekomendasikan kepada Pemerintah Kota Makassar agar menambah pembatasan jam malam selama sepekan

    Penerapan pembatasan jam malam yang selama ini berjalan, kata dia, dinilai efektif. Menurut dia, belajar dari pengalaman, potensi akan terjadinya peningkatan kasus karena adanya libur panjang Natal dan Tahun Baru, bisa saja terjadi.

    "Rata-rata kasus ditemukan sebanyak 300 per hari. Ini berdasarkan hasil testing pemeriksaan tes usap. Bila diakumulasi jumlah kasus per pekan bisa mencapai angka dua ribuan, " kata dia.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id