88 Persen Bansos Tunai Kemensos Telah Disalurkan di Medan

    Gervin Nathaniel Purba - 13 November 2020 18:40 WIB
    88 Persen Bansos Tunai Kemensos Telah Disalurkan di Medan
    Sebanyak 54.810 KPM dari Kota Medan tercatat sebagai penerima bantuan sosial tunai (BST) dari pemerintah hingga tahap tujuh atau Oktober 2020 (Foto:Renjana Pictures/Febri)
    Medan: Sebanyak 54.810 keluarga penerima manfaat (KPM) dari Kota Medan tercatat sebagai penerima bantuan sosial tunai (BST) dari pemerintah hingga tahap tujuh (Oktober 2020). BST tersebut sudah tersalurkan sebanyak 88,4 persen.

    Untuk skala provinsi, Sumatera Utara (Sumut), sudah tersalurkan 90,3 persen untuk 610.375 KPM. Sementara itu, untuk tingkat Kecamatan Medan Baru, BST sudah tersalurkan hingga 93 persen untuk 491 KPM.

    Sejauh ini, penyaluran BST sejauh ini berjalan lancar dan tepat sasaran di Sumut.

    "Pencapaiannya sudah sudah 90 persen. Diharapkan pada tahap delapan (November 2020) dapat meningkat," ujar Direktur Utama PT Pos Indonesia Faisal R Djoemadi, usai menghadiri kegiatan penyaluran BST oleh Kementerian Sosial (Kemensos), di Medan, Sumut, Jumat, 13 November 2020.

    PT Pos Indonesia turut menjadi bagian dari Kemensos untuk membantu menyalurkan BST kepada KPM di seluruh wilayah Indonesia. Menurut Faisal, kesuksesan penyaluran BST ini berkat peran pemerintah daerah (pemda) yang semakin akurat melakukan verifikasi data.

    88 Persen Bansos Tunai Kemensos Telah Disalurkan di Medan
    (Foto:Renjana Pictures/Febri)

    Pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengatakan, dari 610.375 KPM, per hari ini, sudah ada sekitar 558 KPM yang menerima BST untuk tingkat Sumut.

    "Kami harapkan tahap terakhir pada Desember, sisanya bisa terjangkau mendekati 100 persen," kata Mensos Juliari.

    BST akan diperpanjang hingga Juni 2021. Terkait besaran nilai bantuan akan menjadi Rp200 ribu per KPM. Namun hal itu masih dalam pengkajian.

    "Bisa disesuaikan menjadi Rp300 ribu per KPM. Bergantung pada keputusan presiden. Kami mengusulkannya Rp300 ribu. Mudah-mudahan disetujui," katanya.

    88 Persen Bansos Tunai Kemensos Telah Disalurkan di Medan
    (Foto:Renjana Pictures/Febri)

    Nilai BST Gelombang I sebesar 600 ribu per KPM selama tiga tahap, yakni April hingga Juni 2020. Gelombang II sebesar 300 ribu per KPM selama 6 tahap, yakni Juli hingga Desember 2020. Nilai bantuan disesuaikan karena situasi krisis membaik dan harga mulai stabil.

    "Semoga BST dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan pokok keluarga," kata Juliari.

    BST sangat berarti bagi warga yang kurang mampu yang turut terdampak akibat pandemi covid-19. Terutama untuk membeli kebutuhan pangan sehari-hari.

    88 Persen Bansos Tunai Kemensos Telah Disalurkan di Medan
    (Foto:Renjana Pictures/Febri)

    Seperti yang dirasakan Santi Indriasi, KPM dari Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan. Ibu rumah tangga yang sehari-hari mempunyai usaha menjual kopi di salah kantor instansi pemerintah Pengadilan Tinggi Kota Medan merasakan betul dampak covid-19. Usaha kopinya menurun. Pelanggan yang biasanya memesan kopi semakin jarang dijumpai. Meskipun usaha turun, dia tetap harus mengeluarkan biaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Sebelum pandemi, pendapatan Santi dalam sehari antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu. Namun sejak pandemi, dia hanya menerima Rp50 ribu. Terkadang tidak ada pemasukan sama sekali. Santi mendapatkan BST dari Kemensos pada gelombang empat senilai Rp300 ribu per bulan.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id