33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

    Antara - 12 Oktober 2020 17:35 WIB
    33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Surabaya: Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, Jawa Timur, Febriadhitya Prajatara, mengemukakan 33 kelurahan di kota itu sudah menunjukkan nol kasus covid-19.

    "Berdasarkan data hingga 11 Oktober 2020, 33 kelurahan itu tidak ada pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 karena terus dikuatkan sosialisasi protokol kesehatan dan dilakukan operasi protokol kesehatan, serta terus melakukan penguatan Kampung Tangguh," kata Febriadhitya, Senin, 12 Oktober 2020.

    Selain itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya juga terus memberlakukan mini karantina di satu tempat atau gang apabila ditemukan ada yang positif covid-19. Konkretnya, area yang ada kasus covid-19 diblokade supaya tidak menyebar ke wilayah lain di dekatnya.

    "Saat itu juga langsung dilakukan tes usap bagi warga lainnya di gang itu, sehingga cepat diketahui mana yang positif dan mana yang negatif. Bagi yang positif langsung kami isolasi, sehingga tidak ada penyebaran lagi," ujarnya.

    Baca juga: Banjarmasin Target 14 Oktober Tidak Ada Kelurahan Zona Merah

    Di sisi lain, operasi Tim Swab Hunter dan operasi dadakan yang selalu digelar oleh jajaran Pemkot Surabaya juga dinilai membantu memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini.

    "Seluruh warga Kota Surabaya agar selalu menjaga protokol kesehatan supaya kelurahan nol kasus ini terus meningkat dan angka kesembuhan semakin banyak," kata dia.

    Febri menjelaskan data kasus aktif per 11 Oktober 2020. Awalnya pada 10 Oktober 2020, data aktif sebanyak 180 kasus. Sedangkan kasus baru pada 11 Oktober 2020, ada 44 kasus yang terdiri dari 23 kasus rawat jalan dan 21 kasus rawat inap.

    Kemudian penghuni Asrama Haji yang semula 71 kasus, ada tambahan penghuni baru 15 orang dan yang sembuh juga 15 orang, sehingga penghuni Asrama Haji tetap 71 orang. Sementara total kesembuhan per 11 Oktober 2020, sebanyak 60 kasus.

    "Kalau kasus aktif per 11 Oktober 2020 dikurangi angka kesembuhan, totalnya 179 kasus aktif per 11 Oktober 2020. Rinciannya, rawat jalan empat kasus, rawat inap 95 kasus, rumah sakit lapangan sembilan kasus, dan di Hotel Asrama Haji 71 kasus," jelas Febri.

    Ia menambahkan data kasus konfirmasi kumulatif di Kota Surabaya per 11 Oktober 2020, sekitar 14.980 kasus. Sedangkan angka kesembuhan kumulatif sebanyak 13.487 kasus atau sekitar 90,02 persen.


    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id