Rencana Kontingensi Erupsi Merapi Diubah Gegara Covid-19

    Media Indonesia.com - 01 Oktober 2020 11:17 WIB
    Rencana Kontingensi Erupsi Merapi Diubah Gegara Covid-19
    Gunung Merapi--Antara/Hendra Nurdiyansyah
    Sleman: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto, menyatakan rencana kontingensi (rekonti) bencana erupsi Merapi 2020 mengalami perubahan akibat pandemi covid-19. Rekonti 2020 akan disesuaikan dengan situasi saat ini mengadopsi protokol kesehatan.

    "Kami (sudah) mempersiapkan rekonti yang baru awal September," terang Joko, Rabu, 30 September 2020.

    Rekonti itu berisi, antara lain, simulasi dilakukan dalam skala kecil, yaitu di tiap-tiap dusun serta kapasitas angkut kendaraan mengungsi dan tempat pengungsian dibatasi. Untuk tempat pengungsian, lanjut dia, warga yang tidak tertampung di barak pengungsian diarahkan untuk mengungsi berbasis keluarga terdekat.

    Baca juga: Pontianak Siapkan Ruang Diklat Antisipasi Rumah Isolasi Penuh

    "Mereka bisa tinggal sementara di rumah keluarga yang lokasinya aman dari dampak erupsi Gunung Merapi. Keluarga-keluarga tersebut sudah didata sehingga mudah dilakukan (evakuasi) apabila sewaktu-waktu bencana erupsi Merapi terjadi," lanjutnya.

    Rencana kontingensi dibuat apabila terjadi bencana erupsi Merapi dengan skenario kubah lava 10 juta meter kubik dan guguran kubah lava lima juta meter kubik. Wilayah yang mencakup bagian rekonti yakni Kecamatan Turi, Pakem, dan Cangkringan dengan tujuh desa dan 24 dusun.
     

    Halaman Selanjutnya
    Saat ini, kubah lava di…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id