Tangsel Prioritaskan Tiga Terdampak Penanganan Covid-19

    Farhan Dwitama - 21 September 2020 23:44 WIB
    Tangsel Prioritaskan Tiga Terdampak Penanganan Covid-19
    ilustrasi Medcom.id
    Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang Selatan memprioritaskan upaya penanganan covid-19 pada tiga hal pada tahun anggaran 2021.

    Hal itu tertuang dalam penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran (TA) 2021 yang disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangerang Selatan.

    Total anggaran KUA-PPAS yang nantinya menjadi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 tersebut diproyeksikan sekitar Rp3,01 triliun.

    "Prioritas KUA-PPAS yaitu untuk penangan covid-19 utamanya pada tiga sektor, yang pertama itu berkaitan dengan jaringan pengaman sosial, kemudian sektor kesehatan, dan pemulihan ekonomi," kata Ketua DPRD Kota Tangsel, Abdul Rasyid, di gedung DPRD Tangsel, Senin, 21 September 2020.

    Baca: Kota Tangerang Berlakukan Sanksi Denda Pelanggar Protokol

    Pejabat sementara (Pjs) Sekertaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Nurcahyo, mengungkapkan dari total alokasi anggaran yang diproyeksikan pada tahun 2021 mendatang itu memang difokuskan untuk penanganan covid-19. Selain juga untuk pendanaan sejumlah program pembangunan yang telah direncakan sebelumnya.

    "Belanja kita sekarang 3 triliun 10 milyar difokuskan untuk penanganan covid. Penangan covid itu kan ada kesehatan, ada aspek sosial seperti kebutuhan pangan, dan kemudian untuk pemulihan ekonomi," jelas Bambang.
     
     

    Sementara Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, memastikan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Selatan hingga akhir Oktober atau selama 1 bulan sejak 20 September 2020.

    Dengan begitu dia memastikan bahwa seluruh kegiatan dengan melibatkan banyak orang harus dibatasi. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah klaster baru dan penambahan kasus baru terhadap jumlah kasus covid-19 di Kota Tangsel.

    Sosialisasi mengenai protokol kesehatan terus dilakukan. Secara masif pemeritah terus memberikan edukasi serta rekomendasi dan pertimbangan zona merah untuk Tangsel. Kemudian semua fasilitas pelayanan kesehatan pun ditambahkan.

    "Indikator surveilans seperti tracing dan tes terus dilakukan sesuai dengan prosedur dan indikator pelayanan kesehatan yang memadai dan dilakukan di semua sarana kesehatan," kata Airin.

    (DEN)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id