BPKAD Bojonegoro Bungkam Disinggung Pengembalian Uang ke Kas Daerah

    Bambang Yulianto - 29 Juli 2020 12:32 WIB
    BPKAD Bojonegoro Bungkam Disinggung Pengembalian Uang ke Kas Daerah
    Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah. (Foto: Metro TV/Bambang Yulianto)
    Bojonegoro: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan banyak persoalan dalam pelaksanaan APBD di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Atas temuan itu BPK merekomendasikan agar Bupati Bojonegoro melakukan pengembalian ke kas daerah. 

    Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah, mengungkapkan pihaknya akan menggelar rapat terlebih dulu membicarakan hal tersebut. Namun ketika didesak soal pengembalian uang ke kas daerah, ia tak memberikan penjelasan pasti.

    "Alur (pengembaliannya) harus dirapatkan dulu, ada SOP-nya. Nanti kita bahas lagi karena belum ada kesepakatan dan kita enggak tahu soal (jumlah pengembalian) itu," ungkapnya, Selasa, 29 Juli 2020.

    Baca juga: Pemkot Bandung Izinkan Salat Id Berjemaah

    Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan keuangan BPK, Kabupaten Bojonegoro mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Sayangnya predikat itu tak diikuti transparansi. 

    BPK kemudian menginstruksikan Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, agar memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) selaku pengguna anggaran mengembalikan uang ke kas daerah. 

    Di antaranya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, serta sejumlah institusi lain.


    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id