8 Warga NTT Dipantau Terkait Virus Korona

    Palce Amalo - 17 Maret 2020 12:40 WIB
    8 Warga NTT Dipantau Terkait Virus Korona
    Ilustrasi. Medcom.id
    Kupang: Sebanyak delapan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) berstatus orang dalam pengawasan (ODP) virus korona (covid-19). Delapan orang itu yakni enam orang di Kota Kupang dan dua di Kabupaten Sikka.

    "Seluruh masyarakat yang mengalami gejala covid-19 atau memiliki anggota keluarga yang mengalami hal serupa diminta untuk melapor diri ke fasilitas kesehatan terdekat," ujar Gubernur NTT Viktor Laiskodat, melalui keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Selasa, 17 Maret 2020. 

    Viktor menuturkan ODP virus korona ialah seseorang dengan demam lebih dari 38 derajat celsius, memiliki riwayat infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) ringan sampai berat, tanpa pneumonia.

    Baca: Karyawan BNI Positif Virus Korona

    Selain itu, selama 14 hari terakhir sebelum timbul gejala tersebut memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi covid-19. Selain itu, ODP juga disebut memiliki riwayat bekerja atau mengunjungi fasilitas kesehatan yang berhubungan dengan pasien konfirmasi covid-19. 

    "Atau riwayat perjalanan ke negara-negara atau daerah terjangkit virus tersebut," jelasnya. 

    Laiskodat meminta masyarakat yang baru melakukan perjalanan ke daerah terjangkit virus korona untuk membatasi aktivitas di luar rumah. ODP diminta memantau perkembangan kesehatan selama 14 hari ke depan. 

    "Apabila mengalami gejala segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," imbuhnya.

    Dia menekankan seluruh wilayah publik yakni pasar, mal, pertokoan, hotel, tempat ibadah, terminal, sekolah, restoran, dan sebagainya wajib menerapkan standar kesehatan maksimum. Di antaranya menyiapkan hand sanitizer, tempat cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menjaga kebersihan sarana prasarana. 

    "Langkah-langka itu dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19," ujarnya. 

    Selain itu, dia mengaskan aparatur sipil negara (ASN) dilarang melakukan perjalanan ke luar  provinsi sampai batas waktu yang belum ditetapkan. Dia mengatakan untuk menunda pertemuan di daerah lain atau kunjungan kerja. 

    "Kami mengimbau seluruh masyarakat NTT tetap tenang dan tidak panik," tandasnya.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id