Bantul Karantina Petugas Medis Reaktif Covid-19

    Antara - 20 Mei 2020 16:42 WIB
    Bantul Karantina Petugas Medis Reaktif Covid-19
    Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja (Foto ANTARA/Hery Sidik)
    Bantul: Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengarantina sejumlah petugas medis dan paramedis, yang reaktif usai melakukan rapid test covid-19.

    "Saat ini kami cukup banyak mengarantina petugas medis dan paramedis, karena sudah ada dari mereka yang terkonfirmasi positif dan ada yang reaktif dari rapid test," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja, melansir Antara, Rabu, 20 Mei 2020.

    Ia tidak menyebutkan secara pasti berapa jumlah petugas medis dan paramedis yang harus menjalani karantina. Namun, kata Agus, mereka dikarantina di beberapa tempat yang disiapkan pemerintah daerah.

    Petugas medis dan paramedis yang menjalani karantina sambil menunggu hasil pemeriksaan swab PCR guna menegakkan diagnosis apakah yang bersangkutan terkonfirmasi positif atau tidak dari paparan virus korona.

    "Dan sebagaimana yang kami lakukan, pernah menutup dua puskesmas karena ada petugas medis dan kontak dengan pasien positif," katanya.

    Baca juga: Waspada Covid-19 dengan Salat Idulfitri di Rumah

    Terkait kondisi kasus covid-19 di Bantul, Agus memperkirakan masih terjadi peningkatan kasus positif dalam beberapa hari ke depan. Menyusul adanya klaster penyebaran virus korona baru yaitu klaster Indogrosir di Kabupaten Sleman.

    "Pada saat kita mau ketemu dengan puncak kasus, namun ada klaster baru yaitu Indogrosir yang kita masih terus melakukan tracing, sehingga kondisi Bantul menurut kami masih cukup berat. Rapid test yang kita lakukan terus untuk mengejar kasus agar ketemu puncaknya," katanya.

    Sementara itu, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa mengatakan, per 19 Mei data kasus yang disampaikan untuk pasien yang sedang rawat inap yaitu ada 21 orang, pasien konfirmasi positif ada 33 orang, dan orang dalam pemantauan (ODP) dua orang.

    "Rumah sakit yang merawat pasien positif adalah RSPAU Hardjolukito dua orang, RS Bethesda dua orang, Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) 17 orang, RS Panembahan Senopati tujuh orang, Jogja International Hospital (JIH) dua orang, RSU PKU Muhammadiyah dua orang, dan RS Elizabeth satu orang," katanya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id