Pendatang Masuk Bali Wajib Jalani Tes Swab

    Arnoldus Dhae - 17 Mei 2020 12:06 WIB
    Pendatang Masuk Bali Wajib Jalani Tes Swab
    Ilustrasi/MI/Ramdani.
    Denpasar: Pemerintah Provinsi Bali memperketat akses masuk bagi warga pendatang dari luar kota. Hal ini di tengah melonggaranya akses transportasi umum yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 6 Mei 2020.

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali akan menerapkan screening dengan tes swab kepada setiap orang yang masuk ke Pulau Dewata. Khsususnya di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Pelabuhan Benoa.

    Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali Dewa Made Indra mengatakan, pengetatan ini guna mencegah masuknya carrier (pembawa virus) dari daerah zona merah covid-19. Sejauh ini, pendatang yang masuk ke Bali baru repatriasi atau pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bali yang bekerja luar negeri.

    "Terhadap mereka ini kita lakukan scanning luar biasa dengan langsung mengambil uji Swab-nya yang diperiksa PCR. Selain itu mereka, baik PMI maupun non-PMI mesti menjalani karantina," kata Dewa di Bali, Minggu, 17 Mei 2020.

    Tes Swab ini pun berlaku bagi mereka baru tiba Bandara Ngurah Rai dan bukan lagi menggunakan rapid test seperti sebelumnya. Meskipun para penumpang telah menjalani rapid tes dan pemriksaan kesehatan di bandara keberangkatan.

    "Terhadap kebijakan (Kemenhub) ini, Bali tidak bisa menutup diri, namun kita bisa merespon dengan melakukan screening yang lebih ketat terhadap tiap orang yang masuk ke Bali," tegasnya.

    Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Gede Wayan Samsi Gunarta meminta masyarakat tak perlu khawatir soal pelonggaran perjalanan. "Selama orang yang datang dipastikan rapid test-nya negatif dan menggunakan protokol dalam perjalanan mestinya kita tidak perlu terlalu khawatir," jelasnya.

    Ketua Komisi III DPRD Bali IGA Diah Werdhi Srikandi Wedastraputri Suyasa mengatakan masyarakat perlu memahami Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

    "Mengingat viralnya berita terkait dibukanya bandara dan berita-berita tersebut membuat resah masyarakat. Saya sampaikan SE Nomor 4 Tahun 2020 dan ringkasannya mudah dipahami," ujarnya.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id