Papua Pertimbangkan Lockdown

    Roylinus Ratumakin - 21 Maret 2020 07:14 WIB
    Papua Pertimbangkan <i>Lockdown</i>
    Gubernur Papua Lukas Enembe saat memimpin rapat terbatas soal penanganan virus korona di Gedung Negara, Kota Jayapura, Papua. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
    Jayapura: Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan opsi lockdown, bila jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) meningkat. Opsi tersebut akan diputuskan dalam empat hari kedepan, setelah mendapat perkembangan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Papua.

    "Saya masih memberikan kesempatan kepada Satgas untuk melakukan pemetaan penyebaran virus tersebut. Kalau semakin mengkhawatirkan, opsi lockdown akan saya ambil untuk menyelamatkan masyarakat di Papua," kata Gubernur Papua Lukas Enembe, di Jayapura, Sabtu, 21 Maret 2020.

    Lukas menerangkan jumlah PDP di bumi cenderawasih mencapai tujuh orang. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 333 orang.

    "Ini cukup memprihatinkan," ujarnya. 

    Baca: Papua Terkendala Terima Hasil Sampel PDP

    Dia mengaku bakal menutup pintu masuk menuju Papua melalui bandara dan pelabuhan selama 14 hari. Dia melanjutkan bila menutup akses masuk bisa menekan angka penyebaran virus korona, maka opsi jarak sosial diberlakukan untuk mengganti pilihan lockdown.

    Selanjutnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Hery Dosinaen mengatakan Pemprov Papua menjamin stok pangan aman selama masa siaga darurat korona, hingga 17 April 2020. Pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi untuk ketersediaan barang dan pangan di Papua.

    "Stok beras aman hingga empat bulan ke depan. Sedangkan persediaan gula dan bahan pokok lain masih harus dipantau secara ketat," ujar Hery.




    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id