Kepala Daerah di Jabar Jalani Pemeriksaan Korona

    Antara - 21 Maret 2020 10:57 WIB
    Kepala Daerah di Jabar Jalani Pemeriksaan Korona
    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 16 Maret 2020. Medcom.id/ Roni Kurnuiawan
    Bandung: Beberapa kepala daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat dijadwalkan menjalani pemeriksaan covid-19 (korona), hari ini, Sabtu, 21 Maret 2020. Kepala daerah yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan ialah Wali Kota Bekasi, Wali Kota Depok, Wali Kota Bandung, dan Bupati Bogor.

    "Saya dahulukan dulu kepada kepala daerah yang di lingkungan ada data positif, hasilnya nanti malam, besok kita umumkan, sehingga masyarakat tenang kepala daerahnya sehat," ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil), melansir Antara, Sabtu, 21 Maret 2020.

    Emil mengaku hasil tes covid-19 dirinya dan istri negatif korona. Dia menerangkan pemeriksaan cepat virus korona di wilayah Jawa Barat, menyasar orang dengan pola risiko terdekat.

    "Kami tes dulu pada pola sosial dekat penyakit ini, yaitu mereka yang bepergian, mereka yang merawat, kelompok PDP (pasien dalam pengawasan) dan keluarga nya, itu dulu," katanya.

    Baca: Pesawat Militer Diberangkatkan Angkut Alat Medis

    Layanan pemeriksaan cepat akan diperluas, setelah pemerintah pusat mengirim lebih banyak perangkat pemeriksaan. Dia mengaku pihaknya baru memiliki sekitar 500-an tes kit, sehingga belum bisa mencangkup semua wilayah.

    "Kalau ada drop dari pemerintah pusat yang jumlahnya ribuan itu masuk tahap dua, bagi mereka yang memiliki risiko tinggi. Kalau jumlahnya sangat banyak, ke masyarakat umum yang memang ingin mengetes secara mandiri," jeas Emil.

    Dia menerangkan hasil dari  pemeriksaan cepat bisa diketahui dalam lima jam. Sementara itu laboratorium kesehatan daerah Jabar pun bisa melayani pemeriksaan korona.

    "Labkes Jabar sudah diakui, kan kemarin proses administrasi, per hari ini sudah masuk, hasilnya Labkes Jabar sama dengan pusat dan diumumkan jadi laboratorium rujukan," ujarnya.

    Pemprov Jawa Barat telah menyiapkan dana Rp48 miliar untuk penanganankorona. Dia mengungkap separuh dana digunakan untuk membeli perangkat pemeriksaan cepat dari Korea Selatan.

    "Tesnya menggunakan pola swab (usap) yaitu di hidung dan tenggorokan, makanya mahal karena ada dua alat," tuturnya.

    Ia menambahkan daerah dengan tingkat kewaspadaan penularan covid-19 tinggi seperti Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) diprioritaskan pemeriksaan cepat covid-19.

    "Contoh kemarin Bekasi, asalnya nol jadi sembilan orang yang positif korona. Wilayah ini waspadanya lebih tinggi dan disiplin karena episentrum ada di Jakarta," terangnya.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id