Kota Sukabumi Laporkan Kasus Pertama Kematian Akibat Covid-19

    Antara - 25 September 2020 20:40 WIB
    Kota Sukabumi Laporkan Kasus Pertama Kematian Akibat Covid-19
    Ilustrasi--Pemakaman pasien covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)
    Sukabumi: Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengonfirmasi kasus pertama warga setempat meninggal akibat terinfeksi virus korona.

    "Pasien yang meninggal merupakan wanita berusia lanjut warga Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole. Korban mengembuskan nafas terakhir di RSUD R Syamsudin SH saat menjalani isolasi," kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Pengananan Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, Jumat, 25 September 2020.

    Menurutnya, selain positif covid-19 almarhumah juga mempunyai riwayat penyakit jantung dan lainnya. Dengan kondisi yang sudah lanjut usia, pasien tidak bisa bertahan dari serangan virus tersebut apalagi mempunyai komplikasi penyakit penyerta lainnya.

    Selain itu, pasien yang menjadi kasus pertama kematian akibat covid-19 di Kota Sukabumi saat tiba di rumah sakit sudah dalam kondisi lemah dan sempat beberapa kali tidak sadarkan diri. Korban dirawat di ruang isolasi khusus sejak Senin, 21 September 2020, dan kondisi kesehatannya terus menurun.

    Baca juga: 208 Tempat Usaha Ditutup Selama Operasi Yustisi

    Dari hasil pelacakan ternyata almarhumah tertular covid-19 dari keluarganya yang tidak bergejala. Pasien baru diketahui tertular virus tersebut setelah dilakukan pemeriksaan usap.

    "Prosesi pengurusan jenazah tentunya dengan menggunakan protokol covid-19. Dengan adanya warga Kota Sukabumi yang meninggal akibat tertular virus ini harus menjadi perhatian seluruh pihak jangan sampai menyepelekan covid-19," tambahnya.
     
     

    Wahyu berulang kali mengingatkan agar masyarakat patuh terhadap aturan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran covid19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Mulai dari menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan selalu berperilaku hidup bersih dan sehat.

    Seperti kasus pertama kematian ini, ternyata tertular dari orang yang tidak bergejala. "Jangan menganggap remeh keberadaan covid-19 karena yang menjadi korban tidak hanya diri sendiri, tetapi orang lain dan keluarga yang disayangi," kata dia.

    Di sisi lain, data terbaru kasus sebaran COVID-19 di Kota Sukabumi pada Jumat, 25 September 2020, untuk warga yang terkonfirmasi positif totalnya sebanyak 195 orang, sembuh 170 orang, sedang menjalani isolasi 24 orang dan meninggal satu orang.

    Baca juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19

    Pada Jumat, 25 September 2020, kasus covid-19 bertambah dua orang yakni seorang pria dewasa asal Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, tidak ada riwayat perjalan keluar kota maupun kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

    Pria ini diketahui tertular covid-19 setelah menjalani pemeriksaan usap secara mandiri di salah satu laboratorium di Kota Sukabumi.

    Kemudian, wanita dewasa asal Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, diketahui terinfeksi virus setelah berobat ke RSUD R Syamsudin SH karena merasakan gejala yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan usap dan hasilnya positif.

    (MEL)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id