BPBD Klaten Susun Skenario Evakuasi Dampak Erupsi Merapi

    Triawati Prihatsari - 13 Juli 2020 16:14 WIB
    BPBD Klaten Susun Skenario Evakuasi Dampak Erupsi Merapi
    Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Hendra Nurdiyansyah)
    Klaten: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mulai menyiapkan skenario evakuasi mengantisipasi Gunung Merapi erupsi lagi. Penyusunan alur dan lokasi evakuasi disesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

    "Kita (mulai) memetakan lokasi mana yang dapat dijadikan tempat evakuasi jika sewaktu-waktu Gunung Merapi erupsi," tutur Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Sip Anwar, Senin, 13 Juli 2020.

    Tidak sekadar pemetaan lokasi, BPBD Klaten juga menghitung kapasitas tempat dan kesiapan logistik bagi masyarakat yang terdampak.

    "Bagaimana mengatur jaga jarak, kesiapan sarana dan prasarana, berapa banyak personel, cara evakuasi, dan sebagainya kita persiapkan," beber Anwar.

    Baca juga: Ruang Fraksi Golkar DPRD Jateng Di-lockdown

    Menurut dia, BPBD berencana memanfaatkan gedung-gedung milik pemerintah seperti sekolah atau ruang pertemuan sebagai lokasi pengungsi. Termasuk penyiapan shelter evakuasi di Desa Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko; shelter di Mendem, Kecamatan Kebonarum; serta shelter di Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan. 

    Sebelumnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, merilis kondisi Gunung Merapi yang mengalami perubahan. Kepala BPPTKG, Hanik Humaida menjelaskan, Gunung Merapi mengalami penggembungan dengan laju 0,5 sentimeter per hari.

    "Semakin besar penggembungan dapat diindikasi Gunung Merapi akan mengalami erupsi. Penggembungan bisa karena tumbuhnya kubah lava dan dari kubah lava itu kita akan tunggu perkembangan seterusnya," jelasnya.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id