Gibran Beri Bantuan 2.000 APD untuk Jateng

    Mustholih - 13 Mei 2020 13:29 WIB
    Gibran Beri Bantuan 2.000 APD untuk Jateng
    Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuminng Raka, memberi bantuan ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Foto: Istimewa
    Semarang: Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuminng Raka, memberi bantuan alat pelindung diri (APD) berupa dua ribu hazmat dan seribu masker N-95 ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima langsung bantuan dari bakal calon wali kota Surakarta tersebut.

    "Kami apresiasi Pemerintah Provinsi Jateng dan jajarannya, terima kasih sekali untuk kerja keras. Saya harap bantuan ini bisa bermanfaat untuk tenaga medis dan warga," kata Gibran saat menyerahkan bantuan ke Ganjar, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 13 Mei 2020.

    Selain itu, Gibran juga memberikan seribu saset vitamin, seribu masker surgiface, dan sepuluh ribu masker kain. Gibran mengungkap sumbangan baju hazmat merupakan produk asli pabrikan Surakarta.

    "Ini APD (alat pelindung diri) asli buatan Solo, pabriknya ada di Solo. Bisa produksi tujuh sampai 10 ribu per hari," ungkap Gibran.

    Baca: Ganjar Beri Bantuan untuk Santri yang Tetap Mondok

    Gibran menerangkan baju hazmat produksi Surakarta sudah menjalani uji mutu di Kementerian Kesehatan. Dia menerangkan, sebelumnya pabrik APD itu memproduksi jas hujan.

    "Ketika ada wabah ini, langsung switch of memproduksi APD. Jadi monggo silakan dicek quality control-nya," beber Gibran.

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berterima kasih atas bantuan hazmat dan masker N-95 dari Gibran. Ganjar mengatakan APD sumbangan Gibran akan didistribusikan ke Puskesmas dan klinik.

    "Kadang-kadang petugas kesehatan di sana tidak terlalu peduli (virus korona)," kata Ganjar.

    Padahal, kata Ganjar, tenaga medis di klinik dan puskesmas  rawan tertular virus korona. Terutama saat berinteraksi dengan orang tanpa gejala (OTG) covid-19

    "Sekarang OTG yang badannya enggak enak, pasti ke klinik, ke puskesmas. Mengakunya sakit lutut, tapi, napasnya bisa muncrat. Nah, ini memang perlu kita lindungi," jelas Ganjar.

    Ganjar yakin bantuan Gibran sangat berguna bagi tenaga medis di Jateng. Apalagi, tenaga medis masih sangat butuh masker N-95.

    "Saya yakin yang dibutuhkan dokter dan tenaga kesehatan ya termasuk masker N-95. Maka bantuan ini sangat dibutuhkan. Saya senang," beber Ganjar.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id