Walkot Tangerang dan Menkumham Diminta Bijak

    Hendrik Simorangkir - 18 Juli 2019 09:17 WIB
    Walkot Tangerang dan Menkumham Diminta Bijak
    Gubernur Banten Wahidin Halim. Medcom.id/Nur Azizah
    Tangerang: Gubernur Banten Wahidin Halim menilai perseteruan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly dapat dihindari dengan koordinasi. Keduanya harus bijak dan tak memperuncing konflik.

    "Harus bijak dan arif lah. Sesama lembaga pemerintah masa saling lapor. Saling berkoordinasi lebih baik kan," ujar Wahidin, Rabu, 17 Juli 2019.

    Baca: Menkumham Sindir Wali Kota Tangerang soal Tata Ruang

    Laoly menyindir Pemkot Tangerang kurang ramah karena mengubah tata ruang kampus yang dibangunnya menjadi persawahan. Konflik keduanya semakin tajam setelah sindiri Yasonna meresmikan gedung kampus Poltekip dan Poltekim di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa, 9 Juli 2019.

    Konflik Arief-Yasonn berujung penghentian pelayanan publik berupa penanganan sampah, drainase dan penerangan jalan umum (PJU).

    Baca: Walkot Tangerang Jawab Sindiran Menkumham dengan Sanksi

    Wahidin menilai roda pemerintahan harus dijalankan sesuai etika. Pemerintahan harus ada untuk rakyat dan sudah ditegaskan undang-undang. Pemerintah sepatutnya tak merugikan rakyat.

    "Pemerintah harus menjaga bingkai NKRI," katanya.

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berencana memanggil Wahidin dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismanysah pada Kamis, 18 Juli 2019. Ia pun mengaku siap hadir.

    "Sudah perintah, akan saya laksanakan (datang)," jelasnya.

    Baca: Tjahjo Sebut Wali Kota Tangerang Perlu Dibina

     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id