Sejumlah Warga Gunungkidul Masih Kesulitan Air

    Ahmad Mustaqim - 16 Desember 2019 13:27 WIB
    Sejumlah Warga Gunungkidul Masih Kesulitan Air
    Warga mengambil air dari lubang Telaga Banteng di Desa Melikan, Rongkop, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (18/7). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
    Gunungkidul: Kondisi darurat kekeringan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut. Kendati tak lagi darurat, sejumlah lokasi masih kesulitan mendapat air. 

    Sejumlah daerah di Gunungkidul masih memerlukan bantuan air untuk kebutuhan sehari-hari.

    "Saat akan dropping dalam situasi darurat lebih dulu konfirmasi dengan para camat. Ada permohonan tambahan hanya di Rongkop, Girisubo, Paliyan, Panggang, dan Purwosari," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edi Basuki saat dihubungi, Senin, 16 Desember 2019.

    Edi menjelaskan status darurat ini ditetapkan pada 10 Desember 2019 dan sudah dicabut pada 14 Desember 2019. Menurut Edi dari lima kecamatan yang kesulitan air, ada satu kecamatan yang meminta pasokan hingga ratusan tangki air bersih.

    "(Bantuan air bersih) di Girisubo dan Rongkop pakai tangki swasta. Yang lain pakai BPBD. Rongkop permintaan awal hanya 40 tangki. Girisubo 125 tangki. Mereka drop ke masyarakat tak semua di setiap desa kecamatan," jelas Edi.

    Edi berharap bantuan air bersih itu bisa mencukupi dalam waktu tiga hingga lima hari dari waktu penerimaan. Di sisi lain hujan sudah mulai mengguyur di berbagai titik di Gunungkidul. Namun, pihaknya belum mendapat konfirmasi lanjut soal perlu atau tidaknya bantuan air bersih. 

    "Dari konfirmasi dengan camat juga belum ada informasi lanjut dari apa yang kita lakukan dropping dalam situasi darurat," pungkas Edi.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id