Pakar: Fenomena Tawon Sengat Manusia Karena Habitat Terganggu

    Patricia Vicka - 27 November 2019 19:24 WIB
    Pakar: Fenomena Tawon Sengat Manusia Karena Habitat Terganggu
    Ilustrasi. (Foto: Metro TV)
    Sleman: Fenomena tawon vespa affinis menyengat manusia marak terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Pakar perlebahan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Ali Agus menilai fenomena ini terjadi akibat hilangnya habitat asli para tawon.

    Ali menjelaskan mereka habitat asli tawon vespa atau endhas ini berada di pohon dan tanaman berbunga dalam hutan.

    "Tapi pengamatan kami sekarang mereka banyak tinggal di semak-semak atau pohon dekat rumah warga. Itu karena pohon berbunga di habitat asli banyak berkurang. Ekosistem jadi terganggu," kata Ali melalui sambungan telepon kepada Medcom.id di Yogyakarta, Rabu, 27 November 2019.

    Berkurangnya pohon berbunga membuat tawon vespa kesulitan mencari sumber makanan. Mereka terpaksa bersarang di pohon dalam permukiman warga. tawon itu kini mencari makanan ditumpukan sampah, atau di sekitar bangkai yang ada di semak-semak rumput.

    Dekan Fakultas Peternakan UGM ini melanjutkan lebah vespa memiliki agresivitas tinggi. Mereka tak segan menyerang makhluk yang mendekati sarang mereka. 

    Ali menyarankan masyarakat untuk waspada dan tidak mengganggu saat menemukan sarang lebah vespa. Warga wajib melaporkan kepada pihak terkait seperti pemadam kebakaran atau BPBD jika melihat sarang lebah. Pihak ini akan membantu memindahkan sarang tawon endhas ini.

    "Jangan dekati sarang mereka. Apalagi goyang-goyang pohon atau melempari sarang mereka," tegas dia.





    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id