Peningkatan Kualitas Pendidikan Dinilai Mampu Menciptakan SDM Unggul

    Medcom - 29 Januari 2020 17:40 WIB
    Peningkatan Kualitas Pendidikan Dinilai Mampu Menciptakan SDM Unggul
    Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto (kanan). Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara
    Jakarta: Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Peningkatan kualitas pendidikan dinilai penting untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan hebat di Kepri.

    "Saya menggantungkan harapan saya kepada semua bapak ibu guru yang hadir, untuk terus mendidik anak-anak kita agar menjadi generasi yang hebat, berkualitas dan unggul, sehingga 10 tahun ke depan Kepri bisa menjadi pesaing-pesaing provinsi besar di Indonesia," ujar Plt Gubernur Kepri Isdianto dalam acara Penandatanganan dan Perjanjian Kerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non ASN di aula SMKN 1 Singkep, Jalan Gerges Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Rabu, 29 Januari 2020.

    Isdianto mengatakan ada tiga sektor yang harus ditekankan dalam meningkatkan SDM anak didik, yaitu sektor pariwisata, pertanian, dan kelautan.

    "Kita berharap tiga sektor tersebut nantinya mampu dikelola anak-anak kita sendiri di Kepri, khususnya di Kabupaten Lingga, bukan dari orang-orang luar, saat ini kita masih melihat sektor tertentu masih dikuasai pihak luar," ujar dia.

    Isdianto menyampaikan seluruh guru honorer akan mendapatkan kenaikan gaji pada 2020. Pegawai Tenaga Kependidikan (PTK) non ASN juga akan diberikan insentif sebesar lima persen dari gaji, dan akan diberlakukan mulai 1 Juli 2020. PTK non ASN juga akan menerima dan gaji ke-13.

    "Ini baru langkah awal, semoga ada langkah selanjutnya yang bisa meningkatkan kesejahteraan para guru-guru kita di Kepri, khususnya di Kabupaten Lingga," ujar dia.

    Salah seorang guru honorer di SMAN 1 Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, Dian Syafitri mengaku senang dengan adanya insentif dan gaji ke-13.

    "Ini merupakan kabar gembira buat kami, kami sebagai guru non ASN merasa diperhatikan oleh beliau, semoga ini menambah manfaat buat para guru," ujar Dian.

    Guru honorer di Kepulauan Posek ini juga berharap Pemprov Kepri terus memperjuangkan kesejahteraan guru non ASN. Dian mendoakan Isdianto kembali memimpin Kepri selama lima tahun ke depan agar program-program yang sudah berjalan bisa berlanjut.

    "Kami berharap dan berdoa semoga Pak Isdianto kembali memimpin Kepri, karena perjuangan dan perhatian beliau kepada para guru honorer seperti kami ini sangat luar biasa," pungkas Dian.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id