Pemprov Papua Sebar 3.788 ASN ke 35 OPD

    Roylinus Ratumakin - 04 November 2019 14:56 WIB
    Pemprov Papua Sebar 3.788 ASN ke 35 OPD
    Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah Provinsi Papua. Foto: Roy Ratumakin.
    Jayapura: Perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi Papua mengakibatkan adanya pendataan ulang pada 3.788 Aparatur Sipil Negara (ASN). Para ASN nanti akan ditempatkan di 35 OPD hasil perampingan.

    “Penempatan ASN ini disesuaikan dengan analisa dan beban kerja. Artinya, akan ada banyak jabatan fungsional dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan UPTD,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua, Nicolaus Wenda, Senin, 4 Oktober 2019.

    Kepala Bidang Mutasi dan Pensiun BKD Papua, Akon Yarangga, menambahkan dengan adanya perampingan OPD dari 51 ke 35 menyebabkan 16 jabatan harus dihilangkan.

    “Nanti Biro Organisasi yang akan menyerahkan struktur untuk BKD terkait dengan penempatan pegawai sesuai dengan analisa dan beban kerja pegawai,” kata Yarangga.

    Yarangga menjelaskan, penempatan pegawai saat ini berbasis pada kompetensi pegawai itu sendiri, sehingga, jabatan tersebut harus sesuai dengan pendidikan dan tidak bisa asal ditempatkan.

    “Ini semua arahan dari Gubernur Papua. Intinya, analisa beban kerja akan merujuk pada masing-masing kotak yang sudah disiapkan Biro Organisasi. Saat ini 95 persen sudah dikerjakan,” katanya.

    Ke depan, kata, Yarangga, untuk mengontrol seluruh aktivitas yang berhubungan dengan ASN, Pemprov akan menggunakan sistem online. 

    “Jadi pegawai yang pindah harus sesuai dengan analisa dan kebutuhan yang ada di OPD. Tidak seenaknya pindah-pindah,” ujarnya.

    Dengan adanya perampingan, Yarangga meyakini pekerjaan OPD akan memudahkan BKD dari segi efisiensi anggaran dan menetapkan formasi untuk mengisi kekosongan. 

    “Misalnya ada pegawai yang sakit permanen tapi massa kerjanya 20 tahun, usianya 50 tahun maka bisa diajukan pensiun dini tapi tetap mendapat pensiun, sehingga dana yang ada di pemerintah daerah bisa meng-cover biaya yang lain,” katanya. 




    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id