Khofifah Ajak Malaysia Investasi Pengolahan Sampah Plastik di Jatim

    Amaluddin - 23 Juli 2019 16:44 WIB
    Khofifah Ajak Malaysia Investasi Pengolahan Sampah Plastik di Jatim
    Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sata menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kerajaan Tempatan Malaysia, Zuraida binti Kamaruddin, di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 23 Juli 2019. (Medcom.id/Amal).
    Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Malaysia berinvestasi pengolahan sampah plastik di Jatim. Pasalnya, Malaysia mengelola sampah plastik menggunakan teknologi sederhana dan tidak membutuhkan lahan yang luas. 

    "Saya mengajak Kementerian atau pengusaha Malaysia berinvestasi di Jatim, untuk mengolah sampah  plastik yang produk akhirnya bisa menjadi bahan baku berbagai produk seperti kain, sepatu, kasur dan sebagainya," kata Khofifah usai menerima audiensi Menteri Perumahan dan Kerajaan Tempatan Malaysia, Zuraida binti Kamaruddin di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa, 23 Juli 2019.

    Khofifah menjelaskan pengolahan sampah plastik di Malaysia diawali dengan proses pembersihan terlebih dahulu. Setelah itu, hasilnya diolah menjadi produk yang bisa diekspor sebagai bahan baku seperti sepatu atau mainan anak-anak. 

    "Ini proses yang bisa kita adopsi dan menjadi pembelajaran bagi kita. Saya juga meminta Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jatim untuk follow up, supaya kita bisa membangun kerjasama yang lebih sinergis dan lebih konkret antara Malaysia dan Jatim," jelas Khofifah.

    Di tempat yang sama Menteri Perumahan dan Kerajaan Tempatan Malaysia, Zuraida binti Kamaruddin, mengatakan melihat adanya peluang investasi di bidang pengolahan sampah plastik di Jatim.

    "Hari ini saya berkunjung ke ibu Gubernur untuk sharing. Satu yang saya lihat, ada potensi Malaysia investasi pengolahan sampah plastik. Sampah plastik diproses dan diekspor ke negara maju untuk bahan baju, sepatu dan sebagainya," kata Zuraida.

    Menteri perempuan Malaysia itu mengaku sudah berkeliling ke sejumlah lokasi di Jatim, dan akan membawa sejumlah hal untuk diterapkan di Malaysia. Di antaranya bagaimana memberdayakan komunitas masyarakat di lingkungan rumah susun, dan perkampungan di Jatim.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id