Gelombang Tinggi, BPBD Banten Minta Nelayan Tidak Melaut

    Antara - 29 Agustus 2021 22:27 WIB
    Gelombang Tinggi, BPBD Banten Minta Nelayan Tidak Melaut
    Sejumlah nelayan dengan perahu di pesisir selatan Lebak, Provinsi Banten. (ANTARA)



    Lebak: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten meminta nelayan tradisional di pesisir selatan Kabupaten Lebak mewaspadai angin kencang dan gelombang tinggi. Cuaca buruk berbahaya bagi pelayaran.

    "Peringatan kewaspadaan itu agar tidak menimbulkan kecelakaan laut, " kata Kepala Pelaksana BPBD Banten Nana Suryana di Lebak, Minggu, 29 Agustus 2021.

     



    Gelombang di pesisir selatan Lebak berpeluang setinggi tiga meter dan tiupan angin cukup kencang. Kemungkinan besar, kata dia, nelayan tradisional yang menggunakan perahu mesin tempel dengan ukuran panjang dua meter dan lebar 1,2 meter tidak bisa melaut akibat cuaca buruk tersebut.
     
    BPBD Banten meminta mereka tidak melaut terlebih dahulu untuk mengantisipasi kecelakaan laut. "Kami minta nelayan tradisional lebih baik tak melaut, karena cuaca membahayakan pelayaran," kata dia.

    Baca: BPBD Tomohon Imbau Warga Tak Dekati Kawah Gunung Lokon

    Kepala Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binuangeun, Kabupaten Lebak Ahmad Hadi mengatakan nelayan tradisional di daerah itu tidak melaut karena cuaca buruk menerjang pesisir selatan.
     
    "Diperkirakan nelayan tradisional sekitar 3.600 jiwa tidak melaut guna menghindari kecelakaan laut," katanya.
     
    Ali, 45, nelayan TPI Tanjung Panto Binuangeun mengatakan para nelayan setempat sejak sepekan terakhir tidak melaut akibat tiupan angin kencang dan gelombang yang cukup tinggi. Mereka menambatkan perahu di sekitar TPI setempat.

    "Kami berharap cuaca kembali normal sehingga nelayan bisa melaut," kata dia.
     

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id