comscore

Pembangunan BTS di Natuna Diminta Dipercepat

Gervin Nathaniel Purba - 09 Agustus 2021 20:41 WIB
Pembangunan BTS di Natuna Diminta Dipercepat
Kepada Dinas Kominfo Kabupaten Natuna Raja Darmika. (Foto: Metro TV)
Natuna: Kebutuhan jaringan internet menjadi sangat penting pada masa pandemi covid-19 ini. Hal ini mendorong Pemerintah Kabupaten Natuna meminta Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI Kominfo) mempercepat pembangunan menara base transceiver station (BTS) untuk menunjang berbagai aktivitas.

"Kami membuat surat bupati yang ditujukan kepada BAKTI Kominfo untuk mempercepat (pembangunan BTS). Sebab anak sekolah butuh internet. Kami juga bekerja dari desa juga harus lancar ketika bekerja dari rumah," ujar Kepada Dinas Kominfo Kabupaten Natuna Raja Darmika, dalam program BAKTI untuk Negeri, Senin, 9 Agustus 2021. 
Berdasarkan pemaparan Raja, BAKTI Kominfo akan memberikan 17 menara BTS, sembilan di antaranya sedang dalam proses pembangunan. 

"Mudah-mudahan, dengan surat bupati ini, tidak hanya sembilan lokasi yang dipercepat, tapi juga 17 lokasi lainnya," kata Raja. 

Pembangunan BTS di Natuna Diminta Dipercepat
(Pembangunan menara BTS masih dalam tahap pemasangan besi. Foto: Metro TV)

Salah satu lokasi pembangunan menara BTS berada di Desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Proses pembangunan masih dalam tahap pemasangan besi. 

Proses pembangunan sempat tertunda akibat masa pandemi dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak akhir Juni. Pengiriman bahan bangunan sempat tertahan di Batam.

Melihat pembangunan ini, warga Desa Pengadah mengaku sudah tidak sabar untuk merasakan kelancaran jaringan internet. Hadirnya jaringan internet akan mempermudah melakukan aktivitas harian mereka sekaligus mengetahui perkembangan di daerah lain.

Selama ini, berbagai kegiatan kerap terhambat akibat keterbatasan jaringan internet. "Seluruh kegiatan kami terhambat. Misalnya, pengiriman laporan tidak bisa dikirim," ujar Kepala Desa Pengadah H Muhtar Harun. 

Pembangunan BTS di Natuna Diminta Dipercepat
(Kepala Desa Pengadah H Muhtar Harun. Foto: Metro TV)

Akibatnya, tidak jarang dirinya mendapat teguran dari pihak pemerintah kabupaten. Alasannya, mereka menunggu laporan dari desa yang tak kunjung dikirim. 

"Kami tidak terima gara-gara sinyal tidak ada. Apalagi nelayan kalau mendapat musibah di laut. Kami tidak dapat informasi, gimana mau bantu," kata Muhtar.

Jika pembangunan menara BTS selesai, Muhtar berharap tingkat kemajuan Desa Pengadah bisa setara dengan berbagai desa lainnya. Dari segi bisnis, pendidikan, maupun kegiatan sosial.

"Kami hanya orang awam. Jika tidak ada sinyal makin parah," ucapnya.

 

(ROS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id