Ratusan Hektare Lahan dan Hutan di Kalsel Kebakaran

    Media Indonesia.com - 02 Agustus 2021 08:46 WIB
    Ratusan Hektare Lahan dan Hutan di Kalsel Kebakaran
    Asap membubung tinggi dari lahan yang terbakar di Desa Ujung Batu, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Minggu (1/8).



    Banjarmasin: Kebakaran sepanjang musim kemarau 2021 (April-Agustus) telah menghanguskan ratusan hektare hutan dan lahan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Dinas Kehutanan Kalsel mencatat luas areal yang terbakar sedikitnya 142,9 hektare dan 29 hektare di antaranya berada dalam kawasan hutan.

    Dalam beberapa waktu terakhir, karhutla di Kalsel semakin parah. Areal kebakaran tersebar merata di hampir semua wilayah seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Banjar, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan Tabalong, Tanah Laut, hingga Kotabaru.

     



    Tidak hanya di kawasan APL atau pertanian dan semak belukar, kebakaran juga melanda kawasan taman hutan raya (Tahura) Sultan Adam dan lokasi hutan lindung di Kabupaten Tanah Laut. Di beberapa daerah seperti Kota Banjarbaru dan sebagian Tanah Laut juga mulai diselimuti kabut asap.

    "Sebaran titik api yang muncul selama musim kemarau di Kalsel sebanyak 746 titik api dengan luas areal terbakar 142,9 hektare, dengan 29 hektare di antaranya berada di dalam kawasan hutan," tutur Kepala Seksi Karhutla Dinas Kehutanan Kalsel, Bambang, Senin, 2 Agustus 2021.

    Baca: BMKG: 72% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau

    Data luas karhutla ini jauh lebih kecil ketimbang data yang dirilis Kementerian LHK dengan luas karhutla di Kalsel sejauh ini mencapai luas 876 hektare. Tahun sebelumnya, luas karhutla di Kalsel seluas 4.017 hektare. Sementara itu, upaya pemadaman karhutla melalui udara menggunakan helikopter water bombing dijadwalkan mulai dilakukan hari ini, Senin, 2 Agustus 2021.

    "Heli water bombing kemarin melakukan instalasi eksternal atau pemasangan bucket pengangkut air, dan hari ini sudah bisa mengudara," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel.

    Water bombing akan dilakukan di lokasi yang sulit dijangkau tim satgas darat (Manggala Agni) berdasarkan hasil pemantauan udara helikopter patroli. Berdasarkan laporan tim patroli udara yang menggunakan helikopter Delta RTJ Robinson, terpantau kebakaran terjadi di lokasi yang sulit dijangkau lewat jalur darat. Beberapa lokasi kebakaran juga berada di areal perkebunan sawit serta lahan gambut.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id