comscore

Tak Digaji Hingga Alami Kekerasan, 20 PMI Nonprosedural Dipulangkan

Hendrik Simorangkir - 04 Mei 2022 20:28 WIB
Tak Digaji Hingga Alami Kekerasan, 20 PMI Nonprosedural Dipulangkan
Sebanyak 20 pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal dari beberapa negara akan dipulangkan ke kampung halamannya.
Tangerang: Sebanyak 20 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal dari beberapa negara akan dipulangkan ke kampung halamannya. Sebelum dipulangkan, puluhan PMI tersebut saat ini singgah sementara di selter Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Tangerang. 

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mengatakan  beberapa PMI kondisinya rentan seperti mengalami sakit, lansia, dan anak-anak. 
"Upaya kita menyiapkan selter ini sebagai tempat transit mereka tinggal, agar mereka tidak keluar biaya untuk membayar penginapan hotel. Ini bagian-bagian dari perlakuan hormat negara kepada mereka," ujar Benny, Rabu, 4 Mei 2022.

Benny menuturkan, kepulangan puluhan PMI ilegal itu sebagian besar adalah kelompok yang dideportasi dari proses penegakan hukum dari pihak Malaysia dan Singapura. 

Baca: Satgas Pamtas Perketat 'Jalan Tikus' Cegah Keluar Masuk PMI Ilegal

"Tadi saya tanya dan mereka menyatakan semua (20 PMI) tidak resmi saat berangkat ke negara penempatan. Dan sebagian dari mereka juga tidak mendapat kehidupan yang layak di sana. Hal ini menimbulkan masalah kemanusiaan bagi individu, utamanya kelompok rentan," jelasnya.

Benny menjelaskan, setidaknya ada beberapa PMI nonprosedural itu yang sempat menerima kekerasan fisik. Tak hanya itu saja, lanjutnya, sebagian di antara mereka juga tak menerima upah lantaran tergolong sebagai pekerja ilegal.

"Tapi apa artinya jika perlindungan itu jika itu sudah mengalami kekerasan fisik, kekerasan seksual. Gaji yang enggak di bayar padahal," katanya.

Benny mengatakan, puluhan pekerja migran ini berasal dari berbagai daerah yang dipekerjakan di sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, hingga Australia.

"Kesemua PMI ini berasal dari Lombok, Palu, Sulawesi Tengah, Jawa Timur dan Brebes," ucap dia.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id