Hampir Kedaluwarsa, Ribuan Alat Rapid Tes Ditarik Dinkes Mojokerto

    Tamam Mubarok - 29 April 2021 22:44 WIB
    Hampir Kedaluwarsa, Ribuan Alat Rapid Tes Ditarik Dinkes Mojokerto
    Alat rapid tes antibody. Metro TV/ Tamam Mubarok



    Mojokerto: Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menarik 8.911 alat rapid tes antibody yang tersebar di 27 puskesmas. Penarikan tersebut dilakukan karena alat pendeteksi covid-19 akan memasuki masa kedaluwarsa.

    "Ditemukan ada yang mau kedaluwarsa. Jadi yang ada di puskesmas kita tarik untuk ditukar ke penyedia," kata PPK Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Nanda Hasan Solikin, Kamis, 29 April 2021.






    Baca: Warga Solo Boleh Salat Id di Lapangan

    Rapid tes yang akan memasuki masa kedaluwarsa tersebut ditarik di 27 puskesmas di Kabupaten Mojokerto. Di antaranya Puskesmas Jetis, Trowulan, Dlanggu, dan Puskesmas Gondang. Penarikan tersebut dilakukan karena rapid tes buatan Tiongkok pengadaan tahun 2020 itu telah memasuki masa kadaluarsa pada 4 Mei 2021 mendatang.

    Sedianya ribuan alat rapid tes antibody ini digunakan untuk mendeteksi pasien saat dilakukannya pemeriksaan covid-19 di puskesmas, sebelum swab untuk mengetahui apakah pasien dalam kondisi reaktif atau non reaktif.

    Namun karena telah memasuki masa kedaluwarsa, rapid tes yang merupakan sisa pemeriksaan KPPS Pilkada Kabupaten Mojokerto akhir tahun 2020 lalu itu, dianggap bermasalah pada tingkat keakuratannya jika tetap dipakai.

    Rencananya rapid tes dengan merk VivaDiag yang akan memasuki masa kedaluwarsa itu, akan dikembalikan untuk ditukar ke penyedianya, PT Global Nusantara Fund di Surabaya. "Rencananya besok rekanan kita panggil. Biar sama-sama enak dan menghitung berapa yang akan diganti," jelas Nanda.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id