93% Tenaga Kesehatan di Jepara Telah Divaksinasi

    Rhobi Shani - 17 Februari 2021 17:55 WIB
    93% Tenaga Kesehatan di Jepara Telah Divaksinasi
    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Mundrikatun, disuntik vaksin covid-19. Medcom.id/Rhobi Shani



    Jepara: Sebanyak 93,3 persen atau 3.898 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah disuntik vaksin covid-19 tahap pertama, gelombang pertama. Penyuntikan vaksin gelombang pertama masih berlangsung. Hingga kini baru 66,8 persen atau 2.791 jiwa yang sudah divaksin dua kali.

    Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Jepara, Mundrikatun, mengatakan sembari menyelesaikan vaksinasi gelombang pertama, pihaknya juga melakukan pendataan vaksinasi gembang kedua. Pihaknya  berharap vaksinasi gelombang kedua dapat berjalan susai dengan target waktu.






    "Memang tahap pertama ini belum bisa 100 persen, karena masih ada 921 yang ditunda. Harapan kami gelombang kedua nanti bisa selesai tepat waktu. Gelombang pertama kami targetkan selesai dua pekan," ujar Mundrikatun, Rabu, 17 Februari 2021.

    Vaksinasi kedua yang ditujukan untuk petugas pelayanan publik dan pedagang pasar. Jumlah sasaran penerima vaksin gelombang kedua sebanyak 26 ribu jiwa.

    Baca: Pendaftaran Ditutup, Ada 3.900 Perusahaan Ikut Program Vaksinasi Mandiri

    Saat ini sudah ada 30 fasilitas kesehatan (faskes) yang melayani vaksinasi gelombang pertama. Agar vaksinasi gelombang kedua selesai tepat waktu, pihaknya menambah 15 faskes pada vaksinasi gelombang kedua.

    "Denga jumlah sasaran sebanyak itu, tidak mungkin bisa selsai tepat waktu hanya dengan faskes yang sudah ditunjuk, sehingga faskes yang akan melayani vaksinasi akan ditambah," kata Mundrikatun.

    Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Muh Ali, mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan warga yang akan divaksin. Sasaran vaksinasi gelombang ke dua sebanyak 26 ribu jiwa. Namun, hingga kini baru terdaftar 14 ribu jiwa.

    "Kalau menerut jadwal awal, vaksinasi gelombang kedua mulai besok Senin (22 Februari 2021), tapi sampai sekarang kami belum dapat kabar dari dinas provinsi. Termasuk berapa vaksin untuk gelombang kedua nanti," kata Muh Ali.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id