Sarana Prasarana Literasi di Sumsel Tuai Pujian

    Gonti Hadi Wibowo - 08 April 2021 19:39 WIB
    Sarana Prasarana Literasi di Sumsel Tuai Pujian
    Deputi Bidang Perpusnas, Beni Kurniadi, saat menghadiri talk show peningkatan indeks literasi masyarakat bersama Pemprov Sumsel di Griya Agung Palembang, Kamis, 8 April 2021. Dokumentasi/ istimewa



    Palembang: Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Beni Kurniadi, memberikan pujian kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan atas komitmennya meningkatkan budaya baca masyarakat melalui pemenuhan sarana dan prasarana literasi.

    Dari 34 Provinsi di Indonesia, hanya Sumsel yang dinilai serius membuktikan hal tersebut dengan dipisahnya antara Dinas Perpustakaan Daerah dan Dinas Kearsipan Daerah.






    "Ini upaya serius yang lakukan Pemprov Sumsel dalam hal urusan literasi. Belum ada di provinsi lain di Indonesia yang seperti ini," kata Beni Kurniadi saat Talk Show Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat oleh Perpustakaan Nasional sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Pemprov Sumsel dan Perguruan Tinggi di Sumsel di Griya Agung Palembang, Kamis, 8 April 2021.

    Baca: Pemkot Tangerang Tetap Laksanakan Vaksinasi saat Ramadan

    Beni menjelaskan Perpustakaan Nasional memiliki fungsi sebagai perpustakaan pembina, fasilitas penelitian, kelestarian, perpustakaan rujukan, dan perpustakaan arsip.

    "Data 2020 ada 253.809 perpustakaan di Indonesia. Dari jumlah tersebut hanya 2 persen saja yang memenuhi standar nasional perpustakaan," jelasnya.

    Dengan keadaan tersebut, diperlukan upaya serius yang dilakukan pemerintah dalam memberikan fasilitas perpustakaan yang memenuhi standar perpustaan nasional.

    "Kita apresiasi Pemprov Sumsel yang terus berupaya memberikan akses layanan bacaan bagi masyarakat hingga ke desa-desa," jelasnya.

    Sementara Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, mengatakan pemberian fasilitas bacaan dalam bentuk literasi perpustakaan terus dilakukan pihaknya, termasuk penyediaan pojok baca digital di pusat-pusat layanan fasilitas umum.

    "Pemprov Sumsel peningkatkan indeks literasi. Indeks ini mengukur sampai ke mana semangat masyarakat dalam membaca," jelas Mawardi.

    Mawardi kembali mengatakan untuk mendukung hal tersebut dibutuhkan perhatian dari semua pihak dalam hal penyediaan fasilitas baca. Bahkan pemerintah telah berupaya melakukan pemenuhan literasi baik dalam bentuk fisik buku maupun dalam bentuk bacaan digital ditingkat Kabupaten dan Kota hingga tingkat desa.

    "Kita telah menyiapkan pojok baca di terminal penumpang bandara, stasiun kereta api. Hingga pusat wisata dan layanan publik. Upaya Pemprov Sumsel ini juga mulai diikuti oleh Kabupaten dan Kota," ujarnya.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id