Pondok Aren Sumbang Kasus Korona Tertinggi di Tangerang Selatan

    Farhan Dwitama - 27 Maret 2020 09:37 WIB
    Pondok Aren Sumbang Kasus Korona Tertinggi di Tangerang Selatan
    Ilustrasi. Medcom.id
    Tangerang: Wilayah Kecamatan Pondok Aren, menyumbang angka tertinggi infeksi virus korona (covid-19) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Selanjutnya disusul wilayah Kecamatan Serpong dan Pamulang.

    "Angka orang dalam pemantauan (ODP) per hari Kamis, 26 Maret 2020, sampai pukul 16.00 WIB kemarin, sebanyak 204 orang dan 89 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dengan jumlah penderita positif sebanyak 17 orang dan empat orang meninggal," ungkap juru bicara Gugus Tugas covid-19 Kota Tangerang Selatan, Tulus Muladiono di konfirmasi, Jumat, 27 Maret 2020.

    Dia merinci angka penyebaran covid-19 tertinggi di Tangsel. Pertama, Kecamatan Pondok Aren dengan 61 ODP, 38 PDP, sembilan orang positif virus korona, dan dua orang meninggal.

    Pondok Aren Sumbang Kasus Korona Tertinggi di Tangerang Selatan
    Foto: Istimewa

    Tertinggi kedua, terjadi di Kecamatan Serpong. Dengan sebagaran Jumlah ODP 40 orang dan 20 PDP.

    "Kemudian Kecamatan Pamulang, 39 ODP, 8 PDP, lima orang positif dan satu orang meninggal. Untuk kecamatan Serpong, tidak ditemukan pasien terkonfirmasi (positif) dan meninggal dunia," imbuhnya.

    Tulus mengaku untuk 204 ODP di Tangsel tidak dirawat di fasilitas kesehatan. Para ODP diminta mengisolasi diri di rumah masing-masing dengan pemantauan petugas puskesmas. 

    "Sedangkan untuk PDP, saat ini tersebar di RS rujukan, mereka tidak boleh dirawat di puskesmas," ucapnya. 

    Baca: Negara Anggota G20 Kompak Cari Vaksin Korona

    Sementara itu, Puskesmas Pamulang masih dipersiapkan sebagai fasilitas kesehatan (faskses) isolasi transit PDP. Puskesmas Pamulang belum beroperasional untuk PDP Covid-19.

    "Semuanya sedang dipersiapkan. Puskesmas sesuai aturan itu tidak boleh menjadi faskes perawatan pasien korona, dia hanya tempat isolasi sementara saja," terangnya.

    Pihaknya berharap masyarakat semakin waspada dengan penyebaran virus korona di wilayahnya masing-masing, setelah data sebaran per kecamatan disebar. Dia meminta masyarakat untuk tetap berada di rumah dan menjaga jarak sosial.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id