Belasan Warga Karangasem Luka Berat dan Ringan Akibat Gempa

    Antara - 16 Oktober 2021 13:53 WIB
    Belasan Warga Karangasem Luka Berat dan Ringan Akibat Gempa
    Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin saat menuju Desa Trunyan, Kabupaten Bangli, dengan menggunakan perahu karena akses menuju lokasi kejadian tertutup longsor di delapan titik. ANTARA/HO-BPBD Bali.



    Denpasar: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali melaporkan hingga saat ini ada empat warga Kabupaten Karangasem yang mengalami luka berat dan sembilan orang luka ringan akibat gempa bermagnitudo 4,8 yang terjadi pada Sabtu dini hari, 16 Oktober 2021.

    "Selain itu, ada satu warga bernama Ni Luh Meriani berusia 3 tahun dari Dusun Jatituhu, Desa Ban, Karangasem, yang meninggai akibat gempa," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin.

     



    Gempa tektonik yang mengguncang Bali pada Sabtu pukul 04.18 Wita itu berlokasi di darat pada jarak 8 kilometer barat laut Kabupaten Karangasem.

    "Gempa dirasakan di semua kabupaten/kota di Bali, tetapi untuk dampak gempa dilaporkan terjadi di dua kabupaten, yakni di Karangasem dan Kabupaten Bangli, sementara itu kabupaten lainnya nihil," ujar Rentin.

    Baca juga: Satu Tewas Belasan Terluka dalam Kecelakaan Bus di Tol Tangerang-Merak

    Rentin mengemukakan, data sementara, gempa dengan magnitudo 4,8 tersebut telah menyebabkan tiga orang meninggal, enam orang luka berat, 10 orang luka ringan, satu orang trauma tekanan di perut dan satu orang cedera ringan di kepala.

    Korban yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka berat dan ringan di Kabupaten Karangasem, semuanya berasal dari Dusun Jatituhu, Desa Ban.

    Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, gempa juga menyebabkan akses jalan terganggu di Desa Cegi, Kecamatan Kubu, Karangasem, karena tertutup longsor.

    Selanjutnya berdasarkan pemutakhiran data hingga pukul 11.45 Wita, untuk dampak gempa di Kabupaten Bangli telah menyebabkan dua orang meninggal, dua orang luka berat, satu orang luka ringan, satu orang trauma tekanan di perut, dan satu orang cedera ringan di kepala.

    "Mereka ini ada yang dari Desa Trunyan, Desa Suter dan Desa Peninjoan," ucap Rentin.

    Rentin mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Selain itu agar menghindari bangunan yang retak dan rusak diakibatkan oleh gempa," jelasnya.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id