KM Sirimau Tak Berlayar, 80 Ton Bawang Merah di Kupang Terancam Busuk

    Media Indonesia.com - 19 September 2021 08:41 WIB
    KM Sirimau Tak Berlayar, 80 Ton Bawang Merah di Kupang Terancam Busuk
    Ilustrasi puluhan ton bawang merah terancam busuk di Kupang, NTT tidak terangkut karena KM Sirimau dijadikan isoter covid-19. Dokumentasi/ Antara



    Kupang: Sekitar 60 hingga 80 ton bawang merah menumpuk di gudang petani di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, lantaran KM Sirimau rute Kupang-Papua dialihkan menjadi tempat isolasi terpusat covid-19. Petani asal Pulau Semau, Petrus Tausbele, mengatakan KM Sirimau tidak berlayar sejak Juli 2021.

    "Setiap bulan, saya membawa bawang merah ke Papua untuk dipasarkan di sana," kata Petrus kepada wartawan, Minggu, 19 September 2021.

     



    Baca: Sejumlah Warga di Kabupaten Karawang Masih BAB Sembarangan

    Petrus menjelaskan sejak kapal tidak beroperasi, terpaksa bawang disimpan di gudang. Petani belum bersedia memasarkan bawang ke pasar tradisional di Kota Kupang karena harga jual yang dinilai rendah jika dibandingkan harga jual bawang di Papua.

    Saat ini harga jual bawang merah di Pasar Tradisional Kasih, Kelurahan Naikoten 1 Kupang mencapai Rp20 ribu per kilogram. Menurutnya bawang yang menumpuk tersebut juga berasal dari petani lainnya yang dibeli dengan harga Rp13 ribu per kilogram.

    Petani NTT rutin memasok hasil pertanian ke Papua karena harga jual di sana lebih tinggi daripada dipasarkan di Kupang. Dia menyebutkan saat ini harga jual bawang di pasar cenderung turun akibat hasil panen bawang melimpah di petani.

    Namun Petrus setuju dengan dialihkannya KM Sirimau menjadi isolasi terpusat covid-19. Bagi Dia, kebijakan itu sangat tepat agar Indonesia segera keluar dari pandemi covid-19.

    "Kebijakan itu merupakan bagian dari menjalankan amanat presiden dalam memutus rantai covid-19 agar masyarakat tidak lagi terpapar, tapi harus ada juga solusi penggantinya," ujar Petrus.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id