5 Fakta Kawanan Burung Mati di Cirebon

    Sri Yanti Nainggolan - 14 September 2021 17:38 WIB
    5 Fakta Kawanan  Burung Mati di Cirebon
    Kawanan burung berjatuhan dan mati di lingkungan Pemkot Cirebon. (Foto: Istimewa)



    Cirebon: Ribuan burung emprit atau burung pipit jatuh dan mati di pelataran parkiran Kantor Wali Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa, 14 September 2021. Fenomena ini baru pertama kali terjadi di sana.  

    Video tentang fenomena itu viral di media sosial. Sumber video berasal dari pekerja dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Balai Kota Cirebon.

     



    Berikut adalah beberapa fakta dan perkembangan terbaru dari kasus burung mati di Cirebon yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber. 

    1. Diketahui pertama oleh petugas kebersihan

    Salah satu ASN di lingkungan Pemkot Cirebon, Prasojo Raharjo Utomo mengungkapkan, kejadian ini pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan. Mereka kaget melihat ribuan burung emprit mati.

    "Pagi pas office boy mau membersihkan ternyata melihat ribuan burung mati di bawah pohon dekat parkiran balai kota," ujar Ojo, Selasa, 14 September 2021.

    2. Kawanan burung biasanya bertengger di pohon mangga

    Menurut Ojo, setiap harinya burung emprit itu kerap bertengger di pohon mangga.
     
    "Kalau sore banyak banget burung di pohon mangga. Kotorannya kadang jatuh ke mobil yang diparkir di lokasi itu," kata dia.

    3. Burung yang masih hidup dipelihara

    Tak semua burung yang tergeletak mati. Sebagian burung yang hidup diambil petugas kebersihan untuk dipelihara. Sementara yang mati dikubur tak jauh dari lokasi tersebut.
     
    "Yang hidup dibawa pulang, yang mati dikubur," tutur Ojo. 

    4. Kemungkinan karena cuaca buruk

    Ada dugaan kawanan burung itu mati karena cuaca buruk. "Hal ini sedang ditindaklanjuti dinas untuk memeriksa perihal (penyebab kematian) tersebut," kata Kepala Bidang Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon Arif Rahman.

    Arif menyebutkan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

    5. Dilakukan pengambilan sampel PCR

    Tim Medis Veteriner DKPPPP Kota Cirebon Tri Angka mengatakan pihaknya telah mengambil sampel untuk uji PCR.

    "Nanti pengujiannya PCR burung itu nanti dilakukan di Bandung, Losari atau Subang. Ini memang pertama kali terjadi di Kota Cirebon," kata Tri Angka kepada awak media di Balai Kota Cirebon. 

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id