10 Ribu Pelajar di Gowa Telah Divaksin Covid-19

    Muhammad Syawaluddin - 14 September 2021 14:11 WIB
    10 Ribu Pelajar di Gowa Telah Divaksin Covid-19
    Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat memantau vaksinasi pelajar, di salah satu sekolah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Istimewa.



    Makassar: Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus mendorong cakupan vaksinasi kepada masyarakat, khususnya pelajar. Bahkan saat ini sudah sebanyak 10.600 pelajar yang telah menjalani vaksinasi covid-19.

    "Hingga kemarin malam data pelajar yang sudah divaksin ada 10.600 pelajar dari jumlah tingkat SMP sebanyak 28.600 lebih," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Rike Susanti, Selasa, 14 Agustus 2021.

     



    Ia juga mengatakan akan terus melakukan vaksinasi terhadap para pelajar, meskipun diakui tidak semua bisa diberi vaksin lantaran terkendala usia minimal 12 tahun.

    Rike mengungkapkan telah menentukan jadwal dan tempat di tiap kecamatan bagi siswa atau pelajar untuk vaksinasi. Tiap harinya, akan ada beberapa sekolah yang dijadikan pusat vaksinasi di Kabupaten Gowa. 

    "Saya mengimbau kepada seluruh orang tua agar mengajak atau membawa anaknya untuk divaksin sehingga proses belajar tatap muka bisa segera kita laksanakan," jelasnya 

    Baca juga: Terbitkan Sertifikat Ilegal, Eks Relawan Vaksinasi Covid-19 Ditangkap

    Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, vaksinasi massal bagi kelompok pelajar ini merupakan kerja sama antara Pemkab Gowa dan BIN Sulsel. Hal ini dilakukan agar seluruh kelompok pelajar dapat segera di vaksin, baik pada tingkat SMP maupun SMA. 

    "Sekali lagi vaksinasi pelajar ini dilakukan terus untuk bisa menyasar seluruh pelajar yang ada di Kabupaten Gowa guna mempersiapkan pembelajaran tatap muka," terang dia.

    Menurutnya, sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka, seluruh siswa termasuk guru harus sudah melakukan vaksinasi. Pemkab Gowa tak ingin mengambil risiko peluang penularan covid-19.

    "Karena di beberapa daerah yang melaksanakan tatap muka begitu didapatkan satu orang positif langsung dilakukan penutupan kembali. Makanya sebelum dibuka kita ingin siswa-siswi kita sudah terbentuk dulu anti bodinya baru kita lakukan pembelajaran tatap muka," jelas Adnan.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id