comscore

Duo Pasutri di Palembang Spesialis Rampok Modus Open BO Diciduk

Gonti Hadi Wibowo - 16 November 2021 21:02 WIB
Duo Pasutri di Palembang Spesialis Rampok Modus <i>Open BO</i> Diciduk
Anggota Unit Pidum bersama Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap tiga pelaku pencurian. Foto: Istimewa
Palembang: Pasangan Suami Istri (Pasutri) berinisial HP, 31, dan istrinya CA, 21, di Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel) ditangkap polisi. Keduanya disangkakan melakukan tindak pencurian disertai kekerasan dengan modus prostitusi.

Pengungkapan kasus itu terungkap setelah pria berinisial MIR, 25, melapor ke Polrestabes Palembang setelah menjadi korban pencurian oleh CA usai berkencan.
"CA ini melayani jasa prostiusi. Sementara suaminya HP bertindak mengeksekusi dengan mencuri paksa barang milik korbannya," kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, Selasa, 16 November 2021.

Tri mengatakan kejadian bermula saat korban dan saksi M Okta Arimbi bertemu dengan pelaku CA dan temannya untuk melakukan transaksi prostitusi pada 4 November pukul 01.30 WIB.
Kemudian, disepakati harga Rp250 ribu untuk sekali kencan. Korban lalu membayar uang muka sebesar Rp50 ribu. 

Setelah itu, korban bersama pelaku dan saksi menuju ke rumah susun di Kecamatan Bukit Kecil Palembang untuk berkencan dengan korban dan saksi selama satu jam.

Baca: Miris, Bisnis Esek-esek Online di Samarinda, Suami Jadi Penjaga

"Dari keterangan korban bahwa pelaku CA ini tiba-tiba meminta uang tambahan Rp700 ribu per orang setelah berkencan. Karena tidak sanggup, pelaku pun merebut handphone milik korban,” jelasnya.

Kemudian, korban meninggalkan TKP untuk pergi ke ATM mengambil uang untuk menebus ponsel yang diambil. Korban bersama saksi datang kembali ke TKP dan terjadi keributan antara HP yang merupakan suami dari CA.

“Dari keterangan pelaku HP ini langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dapur dan berusaha melukai korban bersama saksi sehingga korban dan saksi melarikan diri. Untuk barang berharga korban seperti motor diambil pelaku,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pencurian tersebut sudah dilakukan sejak tujuh bulan terakhir. Selain ponsel, keduanya diketahui juga sudah dua kali mengambil sepeda motor korbannya.

"Selain pasutri yang sudah ditangkap, ada satu pelaku lain yang kita amankan yakni MFA (36 tahun) sebagai perantara membantu HP menjual barang curian dari para korban," katanya.


(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id