Guru di Jepara Didorong Jadi Duta Ratu Kalinyamat

    Rhobi Shani - 28 Desember 2019 16:51 WIB
    Guru di Jepara Didorong Jadi Duta Ratu Kalinyamat
    Ketua Yayasan Darma Bhakti Lestari, Lestari Moerdijat (tengah). Foto: Medcom.id
    Jepara: Sosok Ratu Kalinyamat harus dikenalkan ke masyarakat secara masif. Salah satunya lewat dunia pendidikan. Yayasan Darma Bhakti Lestari (YDBL) mendorong guru-guru di Jepara jadi duta Ratu Kalinyamat.

    Ketua YDBL, Lestari Moerdijat, mengatakan guru memiliki peran penting untuk menyebarkan informasi terkait sejarah Ratu Kalinyamat. Sebagai pemimpin Jepara pada 1549, Ratu Kalinyamat dikenal sebagai ratu yang kaya raya dan memiliki armada laut yang tangguh.

    “Peran guru sebagai tiang terdepan berhadapan dengan generasi bangsa memiliki kesempatan dan bisa menjadi medium menjelaskan kerajaan yang waktu itu ada di Jepara dan dipimpin oleh perempuan (Kalinyamat),” ujar Lestari dihadapan puluhan guru sejarah dan ilmu pengetahuan sosial (IPS) di Jepara, Sabtu, 28 Desember 2019.

    Lestari yang juga Wakil Ketua MPR, mengatakan saat ini tim akademik yang dibentuknya menemukan bukti baru akan kepemimpinan Ratu Kalinyamat. Bukti itu berupa catatan yang ditulis oleh orientalis dari Portugis.

    “Kami dari YDBL selama lebih kurang 10 tahun telah melakukan kajian untuk dapat mengajukan Kalinyamat sebagai pahlawan dari Jepara. Kami juga melakukan pelacakan sumber literatur hingga ke Portugis. Di sumber itu, Kalinyamat merupakan tokoh yang ada dan bukan mitos. Bahkan di peninggalan pemerintah Belanda sudah dilakukan pemetaan tentang makam Ratu Kalinyamat,” terang Lestari.

    YDBL tengah menyusun naskah akademis pengajuan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat. Lestari meminta ada inisiatif dari warga dan pemerintah untuk mendorong Ratu Kalinyamat menjadi pahlawan nasional yang mencetuskan poros maritim.

    “Jauh sebelum kita mendengar bahwa poros maritim adalah komponen utama yang menjadi bagian mempertahan kedaulatan negara. Pemahaman itu sudah ada sejak sekian ratus tahun yang lalu. Saya kira ini yang harus disampaikan seluas-luasnya kembali kepada anak-anak, generasi muda, kuncinya ada di beliau para pengajar,” tandas Lestari.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id