comscore

36 Outlet Ditutup, GM: Holywings Tumbang

Antonio - 28 Juni 2022 22:01 WIB
36 <i>Outlet</i> Ditutup, GM: Holywings Tumbang
Holywings Forest di Summarecon, Kota Bekasi. (Medcom.id/Antonio)
Bekasi: Sebanyak 36 outlet Holywings di Indonesia ditutup, dampak dari promo minuman keras 'Muhammad' dan 'Maria'.

General Manager Holywings Indonesia, Yuli Setiawan, mengungkapkan, saat ini hanya tinggal 2 outlet Holywings yang masih beroperasi.
"Di Indonesia ada 38 outlet. Saat ini yang masih buka ada dua, di Batam dan Manado, yang 36 tutup," kata Yuli, di Bekasi, Selasa, 28 Juni 2022.

Khusus Holywings Forest di Summarecon, Kota Bekasi, Yuli menyebut telah ditutup sejak Sabtu 25 Juni 2022. Seluruh karyawan di outlet Holywings tidak bekerja sampai waktu yang belum ditentukan.

"Jumlahnya ada sekitar 50 sampai 60 orang," ujar dia.

Baca juga: Holywing Semarang Sukarela Tutup Operasional

Yuli mengungkapkan Holywings telah tumbang menyusul promosi berbau Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA) tersebut. Ia mengaku akan mendalami motif enam orang mantan karyawan Holywings yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penistaan agama.

"Kita mau mendalami dalangnya siapa, tujuannya benar-benar mau merontokkan dan menghancurkan Holywings sudah terbukti, Holywings sudah tumbang ini," ungkapnya.

Yuli menyebut tindakan enam orang mantan karyawannya yang menjadi tersangka telah merugikan perusahaan. Apalagi, tiga dari enam orang tersangka itu baru bekerja paling lama tiga bulan.

"Holywings pun menjadi korban dengan ulah mereka karena tiga orang staf ini, termasuk head-nya itu baru bekerja tiga bulan, 1 bulan, dan 2 Minggu," ujarnya.

Baca juga:  Izin Holywings di Surabaya Bakal Dicabut Bila Langgar Kesepakatan

Yuli menyatakan manajemen kecolongan dengan penggunaan nama berbau SARA yang digunakan oleh para karyawannya dalam promosi tersebut.

"Kalau manajemen itu, promo itu dikeluarkan bagaimana sistemnya. Tapi kan kita enggak menyangka memakai nama Muhammad dan Maria," jelasnya.

Ia menambahkan, promo tersebut dilakukan tanpa persetujuan manajemen. "Kita akui dari sistem dan manajemen flow kurang pengawasan, memang kecolongan. Harusnya ada filtering ada kontrol."

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id