comscore

Waspada! Potensi Longsor di Jalur Mudik Kawasan Air Dingin Kabupaten Solok

Antara - 26 April 2022 13:14 WIB
Waspada! Potensi Longsor di Jalur Mudik Kawasan Air Dingin Kabupaten Solok
Pengendara terjebak macet akibat jalan nasional tertimbun longsor di Tanjuang Limau Kapeh, Pakan Rabaa Utara, Kecacaman Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Senin (1/11/2021). (ANTARA)
Solok: Polres Solok Selatan meminta para pemudik mewaspadai sejumlah lokasi rawan tanah bergerak dan longsor, terutama ketika hujan, di jalan nasional dari Air Dingin hingga Surian, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.

"Memang bukan wilayah hukum kami, tapi kita tetap mengingatkan pemudik untuk mewaspadainya, terlebih saat hujan," ujar Kasat Lantas Polres Solok Selatan Iptu Ade Saputra di Padang Aro, Selasa, 26 April 2022.
Selain rawan tanah bergerak, jalan tersebut terbilang kecil dan licin saat hujan. Jalur mudik di Solok Selatan, dari perbatasan di Hulu Suliti, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh hingga perbatasan Kerinci, Jambi, katanya, relatif aman.

"Kalau di Solok Selatan relatif aman karena jalurnya banyak yang lurus," katanya.

Selama Operasi Ketupat Singgalang 2022, Polres Solok Selatan mendirikan tiga pos pengamanan, yakni di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Padang Aro, Kecamatan Sangir, RTH Muaralabuh, Kecamatan Sungai Pagu, dan Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan.

Baca: Tol Cipali Terapkan Contra Flow Atasi Kemacetan Akibat Kecelakaan Truk

"Setiap Pospam Lebaran akan ditempatkan 13 personel, termasuk kapospam (kepala pos pengamanan)," katanya.

Selain pengamanan di setiap pospam, pihaknya juga akan menempatkan personel di sejumlah objek wisata yang selama ini menjadi tempat kunjungan masyarakat.

Di setiap pospam tersebut, juga melayani vaksinasi penguat bagi masyarakat. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Novi Hendrik menambahkan sepanjang jalur mudik yang akan dilewati masyarakat Solok Selatan yang ingin pulang kampung kendati tidak ada yang rawan longsor, tetap perlu diwaspadai ketika hujan lebat, dari Sungai Kalu hingga Balun, Koto Parik Gadang Diateh.

"Kalau yang rawan (bencana alam, red.) tidak ada, namun tetap diwaspadai di saat hujan," ujarnya.

Untuk penanganan bencana alam, imbuhnya, pemerintah daerah setempat telah menyiapkan sejumlah alat berat guna mengatasi material longsor, selain bantuan dari pihak swasta dan pemerintah provinsi setempat.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id