Jalur Tasikmalaya-Garut Tertimbun Longsor

    Kristiadi - 31 Mei 2020 12:09 WIB
    Jalur Tasikmalaya-Garut Tertimbun Longsor
    Ilustrasi: Medcom.id
    Garut: Hujan deras yang membawa material longsor terjadi sejak sore hingga malam menyebabkan sebagian jalan di Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut tertimbun. Longsoran tanah terjadi Minggu pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

    Anggota Taruna Siaga Bencana Kabupaten Garut, Sana santana mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak sore hingga malam menyebabkan sebuah tebing di sebelah kanan longsor tepatnya di Jalan Provinsi Jawa Barat. Arus kendaraan dari Tasikmalaya menuju arah Garut mengalami kemacetan.

    "Material longsor telah menutup sebagian badan jalan hingga masyarakat bersama para anggota Tagana, terpaksa harus melakukan pengaturan kendaraan dari arah berlawanan agar tidak terjadi kemacetan panjang. Namun, beberapa anggota lainnya mencatat beberapa rumah dalam kondisinya terancam," kata Santana, Minggu, 31 Mei 2020.

    Sana mengatakan, intensitas hujan deras yang terjadi telah menyebabkan tebing setinggi 10 meter longsor dan menimbun sebagian jalan. Masyarakat bersama anggota Tagana berupaya menyingkirkan material dengan alat seadanya. Sebanyak 12 rumah berada di Kampung Cigangsa dan Cibulakan, Desa Sukamaju kodisinya terancam.

    Baca: Longsor di Tol Semarang-Solo Arus Kendaraan Dialihkan

    "Untuk 11 rumah di Desa Sukamaju dan satu unit rumah di Kampung Cirorek, Desa Karya Maker, Kecamatan Cilawu kondisinya telah terancam longsor. Namun, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada pemerintah daerah Kabupaten Garut dan BPBD termasuknya saya juga berupaya agar warga tetap waspada," ujarnya.

    Sementara itu, pengemudi Dayat, 54, warga Bandung mengatakan, longsor yang terjadi di Kecamatan Cilawu menyebabkan kemacetan panjang dan semua kendaraan harus saling antri melewati tumpukan material yang belum disingkirkan petugas. Bencana tanah longsor di jalur Tasikmalaya-Garut bukan kali pertaama terjadi. 

    "Untuk pengaturan arus lalu lintas, saya lihat dilakukan masyarakat setempat termasuknya menyingkirkan material longsor. Akan tetapi, dengan kondisi hujan deras yang terjadi kami meminta bagi pengemudi harus waspada dan jaga keselamatan saat melintasi jalan tersebut mengingat di sepanjang jalan masih terdapat tebing berbahaya," jelasnya. 

    (WHS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id